• By: Radio Elfara

Inspirasi bisa muncul dari mana saja, apalagi bagi musisi ternama internasional, Billie Eilish. Cedera jempol kaki yang dialaminya pada Mei 2023 tak menghentikannya untuk bermusik, bahkan dengan rasa sakit itu ia menjadikannya sumber inspirasi untuk membuat album ketiganya “Hit Me Hard and Soft”

Dalam wawancaranya dengan radio Jepang J-Wave, Billie bercerita tentang pengerjaan album barunya yang sempat terbengkalai hingga Mei 2023. Hal itu karena ia cedera jari kaki yang sangat menyakitkan dan tak kunjung sembuh selama dua tahun. Kondisi ini semakin parah karena Billie memiliki sindrom hipermobilitas yang memperlambat proses penyembuhan cedera kakinya.

“Pada Mei 2023, aku pergi untuk mendapatkan suntikan steroid di jari kakiku. Rasanya sakit sekali sampai aku tidak bisa menopang beban di kakiku, jadi aku bangun pukul 6 pagi dan berkendara selama satu jam ke rumah sakit untuk mendapatkan suntikan. Setelah itu, aku tidak bisa menyetir. Hari itu aku sangat tertekan, tetapi aku harus pergi ke rumah FINNEAS untuk bekerja. Aku diantar ke rumahnya untuk mengerjakan lagu 'The Greatest'. Begitu duduk di sofanya, aku langsung berpikir, 'Aku tidak percaya kalau aku sedang menulis musik sekarang.' Hari itu adalah momen di mana aku menulis 'The Greatest', yang kemudian menjadi fondasi utama bagi album ini. 'The Greatest' juga membuka jalan bagiku untuk menulis lagu-lagu lainnya," ungkap Billie Eilish.

Sepuluh lagu dalam album baru ini ditulis sendiri oleh Billie bersama produser sekaligus kakaknya, Finneas O’Connell. Namun, album ini juga menjadi rilisan pertamanya yang melibatkan musisi luar, seperti Andrew Marshall pada drum dan Attacca Quartet pada string. Karya mereka digabungkan secara keseluruhan tetapi ditampilkan dengan menonjol dalam lagu “Skinny”.

Album “Hit Me Hard and Soft” sudah dirilis sejak 17 Mei 2024 dan bisa kamu dengarkan seluruh lagunya di platform musik digital favoritmu. [LNR]