• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA Minum kopi atau “ngopi” menjadi salah satu gaya hidup anak muda saat ini, maka dari itu banyak bisnis kedai kopi yang berkembang pesat di kota Malang. Banyaknya kedai kopi yang buka di kota Malang tentu akan membuka peluang kerja di usaha ini.

Melihat fenomena ini Pemkot Malang melalui Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) terus meningkatkan kompetensi tenaga kerja di kota Malang.

Siti Mahmudah, SE., MM selaku Plt. Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang menyampaikan jika kompetensi, keterampilan, dan daya saing pencari kerja harus ditingkatkan agar lebih berenergi dalam kompetisi mendapatkan pekerjaan, salah satunya adalah barista. Menurutnya, barista merupakan profesi yang cukup bergengsi, skill dan pengetahuan tentang perkopian harus dimiliki oleh barista yang ingin bekerja di kedai kopi.

Maksud diselenggarakannya pelatihan barista adalah untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan kompetensi. Tujuannya supaya dapat dimanfaatkan sebagai bekal mencari kerja atau memulai usaha. Pada akhirnya akan dapat meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Mahmudah juga menyampaikan jika semakin banyaknya kedai kopi yang ada saat ini, menunjukkan tren minuman kopi digandrungi oleh masyarakat di Indonesia. Maraknya kedai kopi juga menjadikan profesi barista sebagai pekerjaan yang banyak diminati oleh para remaja.

Sebanyak 50 pencari kerja di kota Malang mengikuti pelatihan barista yang diselenggarakan selama enam hari di Maxone Ascent Hotel. Peserta tidak hanya menerima materi pelatihan, tetapi juga akan mengikuti uji kompetensi, untuk mengukur kemampuan peserta pascapelatihan. [SC]