RADIO ELFARA – Pada tanggal 21 Juli hingga 24 Juli 2022 Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispussipda) menggelar Festival Hari Anak Nasional 2022. Berdasarkan tema nasional yang telah ditetapkan yaitu “Anak Terlindungi, Indonesia Maju.” Pemkot Malang juga memiliki tema lokal yang lebih spesifik yaitu “Anak Kota Malang Kreatif, Anak Kota Malang Tangguh.”. Dalam Festival Hari Anak Nasional 2022 mengadakan banyak kegiatan menarik dan mendidik bagi anak-anak. Mulai lomba bercerita, lomba menyanyi lagu nasional, lomba mewarnai, pertunjukan seni (tari, musik, dan puisi), fashion show anak, workshop kecantikan dan kuliner bagi siswa SMK Jurusan Tata Rias dan Tata Boga, workshop penulisan, seminar parenting bagi orang tua, serta senam pintar anak dan ibu, serta bedah buku
Suwarjana, SE., MM selaku Kepala Perpustakaan Umum kota Malang, menyampaikan kepeduliannya kepada anak-anak salah satunya dengan menciptakan Perpustakaan Umum Kota Malang yang ramah dan layak anak. “Perpustakaan sebagai ruang publik turut serta dan peduli terhadap anak dengan menyediakan sarana dan prasarana bagi anak. Perpustakaan Umum Kota Malang juga terus mendorong kegemaran membaca pada anak dengan menyediakan wadah berkreasi dan berliterasi. Salah satu wujud upaya tersebut adalah dengan turut memperingati Hari Anak Nasional ini,” tuturnya. Ia juga mengungkapkan jika festival ini diadakan untuk menjadi wadah kreativitas dan unjuk karya bagi anak.
Drs. Mulyono, M.Si selaku Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah kota Malang juga turut hadir dalam kegiatan ini. Ia berharap agar anak-anak mendapat dorongan agar gemar membaca. “Mari kita mulai mendorong anak membaca. Bisa kita mulai dari gambar. Mengenalkan anak pada gambar lebih pas daripada mengenalkan anak pada gawai. Membaca adalah awal mula untuk menuju Indonesia maju,” ujarnya. Mulyono juga berharap agar kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin mengingat kegiatan ini dapat menjadi wadah kreativitas bagi anak-anak.
Turut hadir juga dalam acara tersebut Amithya Ratnanggani Sirraduhita, SS selaku Ketua Komisi D DPRD kota Malang, yang menjelaskan jika tema Hari Anak Nasional tahun ini sangat tepat untuk situasi saat ini. “Saat ini kita sedang mempersiapkan anak-anak untuk menjadi wajah bangsa Indonesia yang harus siap bertarung di kancah internasional. Tema ini sebagai motivasi bagi kita semua. Hari ini merupakan milestone, sebagai pengingat bagi para orang tua untuk mendukung anak mengeksplor dunia sekitarnya. Ingat juga peran orang tua sebagai guru pertama bagi anak,” harapnya. Amithya juga menambahkan jika perpustakaan adalah tempat anak untuk mengembangkan literasinya untuk membuka cakrawala dengan membaca buku sebagai jendela dunia.
“Mari kembalikan anak pada hal yang lebih banyak interaksi tidak hanya fokus pada gawai. Harapannya semoga anak-anak semakin mengembangkan literasi, potensi, dan kreativitas mereka,” tutupnya. [SC]