RADIO ELFARA - Candi terpendam dari abad ke-10 baru saja ditemukan di Desa Pendem Kota Batu. Pertengahan November 2020, Dinas Pariwisata Kota Batu bekerjasama dengan BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Provinsi Jawa Timur sedang melakukan ekskavasi tahap empat untuk mencari bentuk, keluasan dan fungsi dari struktur bata yang telah nampak dari hasil kegiatan ekskavasi tahap sebelumnya.
Walaupun keberadaan candi di Situs Pendem ini tidak tercatat
dalam catatan masa Hindia-Belanda tentang Tinggalan Purbakala di Indonesia, yaitu
Rapporten Oudhe-inkudig Commisie op Java en Madoera (ROC) di awal 1900 dan di
dalam Oudheidkundg Verslag (OV) pada 1920. Namun sisa bangunan candi ini
diperkirakan adalah bangunan candi yang disebut dalam Prasasti Sangguran, yang
ditemukan di Ngandat, Mojorejo. Dalam prasasti Sangguran yang berangka tahun
850 saka atau 928 masehi, disebutkan tentang sebuah candi yaitu I Sang Hyang
Prasada Kabhaktyan ing sima Kajurugusalyan i Mananjung.
Lokasi Ngandat sendiri hanya berjarak 1 km dari situs
pendem, di mana kedua lokasi ini terpisah hanya oleh sungai Brantas. Berdasarkan
sumber sejarah dan bukti arkeologis, bangunan candi di situs pendem ini masih
berdiri hingga tahun 1812, namun sengaja dipendam dengan bongkahan batu andesit
dan tanah dalam rentang waktu 1812-1900. [Az]
===
source: @disparta_batu