RADIO ELFARA – Dalam acara Puncak Pekan QRIS Nasional Drs. H. Sutiaji selaku Wali kota Malang memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia (BI) karena terus menguatkan kemudahan pembayaran digital bagi masyarakat, khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Sutiaji juga menjelaskan tentang pertumbuhan ekonomi di kota Malang serta pengendalian inflasi turut dimotori oleh BI. Maka dari itu, ia mengajak semua pihak menguatkan perjuangan agar ekonomi semakin kuat.
“Pembiasaan hal-hal yang baik dengan UMKM kita kuatkan, terlebih yang mempelopori QRIS. Kalau dulu kita belanja ke toko atau retail modern pengembalian berupa permen atau diarahkan untuk didonasikan. Saat ini dengan menggunakan QRIS, semuanya lebih transparan dan transaksi pun dapat secara otomatis tercatat di rekening atau smartphone masing-masing. Selamat untuk kita semua, saat ini kita sudah mulai bertransaksi menggunakan QRIS,” tutur Sutiaji.
Di sisi lain Samsun Hadi selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang menjelaskan jika transaksi nontunai melalui QRIS terus dilakukan. Kegiatan ini mendorong edukasi kepada masyarakat jika QRIS adalah salah satu pembayaran yang lebih mudah. Karena saat ini semua transaksi dapat dilakukan secara digital.
“QRIS sudah dicanangkan dan berjalan tiga tahun sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2019. Saat ini telah berjumlah sekitar 20 juta pengguna. Perkembangannya QRIS sangat pesat dan terus melakukan evolusi selain besaran nominal transaksinya serta alat dan fiturnya yang juga berkembang terus,” terang Samsun.
QRIS yang mengusung semangat “UNGGUL” yakni universal, gampang, untung dan langsung guna mendorong efisiensi transaksi dan mempercepat inklusif keuangan untuk memajukan UMKM yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Selain layanan QRIS memberikan kemudahan transaksi digital contactless bagi masyarakat. Di mana pembeli hanya perlu memindai kode QRIS merchant untuk menyelesaikan transaksinya tanpa melakukan kontak langsung, ada juga QRIS Tanpa Tatap Muka (TTM) yang menjadi alternatif dan melengkapi pilihan metode pembayaran jarak jauh. Saat ini QRIS juga dapat digunakan lintas negara,” sambungnya.
Setelah dilakukannya berbagai rangkaian sosialisasi QRIS kepada masyarakat, pedagang, mahasiswa dan lainnya, dalam acara PQN 2022 juga dilakukan kegiatan gowes bersama dan bazar UMKM yang ditutup dengan pemukulan genderang oleh Wali kota Sutiaji bersama dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang dan Danlanud kota Malang. [SC]