• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat kenaikan pengangguran terbuka di kota Malang sebesar 0,04 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini kemudian menjadi dasar bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk menekan angka pengangguran melalui inovasi aplikasi Job Fair Active. Bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), melalui Dinas Ketenagakerjaan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP), aplikasi Job Fair Active memfasilitasi para pencari kerja untuk mengetahui lowongan pekerjaan dan perusahaan untuk mencari tenaga kerja.

Pada hari Kamis (23/6) kemarin, Pemkot Malang mengadakan Bimbingan Teknis Aplikasi job Fair Active Kota Malang yang diperuntukkan bagi perusahaan. Setidaknya ada 35 perwakilan perusahaan di Kota Malang mengikuti kegiatan ini. 

“Aplikasi Job Fair Active ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi penyerapan tenaga kerja di masa pandemi Covid-19 yang sampai saat ini tidak kunjung usai. Hal ini juga untuk mendorong partisipasi perusahaan dan angkatan kerja dalam perluasan kesempatan kerja bagi warga Kota Malang, serta dapat meningkatkan fungsi-fungsi pelayanan publik untuk mendukung upaya penurunan tingkat pengangguran (TPT),” ungkap Plt. Disnaker PMPTSP Kota Malang Siti Mahmudah, SE., MM.

Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kota Malang Moh. Sidik, ST mengungkapkan bahwa maksud penyelenggaraan bimtek ini untuk memperkenalkan aplikasi Job Fair Active kepada perusahaan.

“Tujuannya meningkatkan partisipasi perusahaan dalam kegiatan bursa kerja melalui aplikasi Job fair Active. Harapannya perusahaan bisa merekrut tenaga kerja atau karyawan yang sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan perusahaan,” tutur Sidik. [Az]