• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA – Setelah dua tahun terdampak pandemi Covid-19 warga Kayutangan Heritage kota Malang mengadakan kegiatan halal bihalal dan silaturahmi Riyayan Nang Kajoetangan, pada Minggu (29/5). Kegiatan tersebut juga sebagai penanda dibukanya kawasan Kampung Kayutangan Heritage secara resmi untuk destinasi wisata kota Malang. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan warga Kayutangan Heritage sendiri yang menyatakan siap menerima kembali wisatawan umum di wilayah Kayutangan Heritage.

Mila selaku Ketua Pokdarwis Kampung Heritage Kayutangan, menyampaikan jika event Riyayan Nang Kajoetangan telah memasuki tahun ketiga dan merupakan salah satu event rutin yang selalu digelar oleh Pokdarwis Kayutangan. “Event Riyayan Nang Kajoetangan ini ditujukan untuk menjalin silaturahmi dan ajang bertemu dengan seluruh stakeholder yang terkait untuk berkolaborasi membangkitkan potensi pariwisata di Kota Malang,” ujar Mila.


Warga dan pokdarwis Kayutangan Heritage berharap dengan dipercantiknya kawasan koridor utama Kayutangan maka wilayah Kampung Heritage Kayutangan bisa ikut terexplore untuk mengembangkan potensi dan memajukan kesejahteraan warga sekitar Kayutangan.


Lita Irawati, SH, M.AP selaku Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang memberikan apresiasi untuk kegiatan halal bihalal dan silaturahmi tersebut. Ia berharap agar kegiatan ini bisa terus diselenggarakan setiap tahunnya tidak hanya di wilayah Kampung Kayutangan Heritage saja, tetapi juga berlangsung di kampung-kampung tematik lain di Kota Malang

Saya merasa amazing, bahwa setelah pandemi ini mulai menurun, potensi pariwisata mulai bangkit kembali. Harapan saya, Disporapar dan kampung-kampung tematik di Kota Malang bisa begandengan tangan dan berinovasi bersama agar pariwisata di Kota Malang semakin maju,” tutup Lita. [SC]