• By: Administrator

Malang - New normal yang mulai berlaku di kota Malang per hari ini (01/06/20) juga berlaku di Hotel THE 1O1 Malang OJ. Hotel THE 1O1 Malang OJ langsung menyusun standard operational procedure (SOP) atau prosedur operasi standar dan protokol kesehatan yang baru. Hotel THE 1O1 Malang OJ aktif melakukan sosialisasi di seluruh Departemen dalam rangka menyambut bisnis the new normal.


General Manager Hotel THE 1O1 Malang OJ Ade Sudrajat mengatakan, penerapan SOP dan protokol kesehatan yang baru tersebut sejalan dengan arahan pemerintah agar menyiapkan diri dan melakukan antisipasi dini menghadapi the new normal. 


"Seperti diketahui dengan mewabahnya virus Covid-19, hal tersebut telah membawa perubahan yang sangat besar terhadap cara orang bekerja dalam melakukan perjalanan atau bepergian hingga dalam menjalani kehidupan pada umumnya,"  Ujar Ade.


Ade menyampaikan, dalam penerapan SOP dan protokol kesehatan yang baru, Hotel THE 1O1 Malang OJ telah melakukan evaluasi dan pembaruan terhadap seluruh prosedur dan mekanisme layanan dan operasional hotel dengan mengacu pada lembaga dan guidelines, mulai dari aspek manajemen, unit pendukung atau back office, hingga aspek operasional. Sehingga dapat beroperasi pada masa pandemi maupun pascapandemi atau the new normal sesuai persyaratan dan tuntutan tamu dan industri yang sangat mengutamakan aspek higienitas.


Ade menyebut, pelaksanaan sosialisasi secara masif dan intensif tidak hanya dilakukan kepada seluruh karyawan hotel, tapi juga disosialisasikan kepada seluruh tamu, pelanggan, mitra bisnis, pemasok, dan masyarakat pada umumnya. Sehingga Hotel THE 1O1 Malang OJ dan seluruh pemangku kepentingan dapat berkembang bersama-sama.


Dalam aspek back office, lanjut Ade, selain aspek human capital dan keuangan, sangat dikembangkan program dan kegiatan sales dan marketing dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti pengembangan berbagai aplikasi, program webinar, dan berbagai strategi daring lainnya.

Ade menilai seluruh aspek operasional hotel yang banyak menjadi touch points antara petugas dengan para tamu yang meliputi layanan resepsionis, housekeeping, keamanan, kitchen, food and beverage, layanan laundry, pool and fitness, hingga bidang engineering dan perawatan diberikan panduan yang sangat lengkap dan detail sebagai acuan pelayanan.

Hal itu antara lain tindakan yang harus dan tidak dilakukan saat new normal, SOP untuk pelaksanaan acara di meeting room dan ball room, kebersihan peralatan, nampan, troli, penggunaan sarung tangan, ketentuan menjaga jarak saat mengirimkan makanan, serta berbagai panduan lainnya.


Ade menekankan kebersihan, kesehatan, dan keamanan merupakan aspek yang sangat diutamakan dalam penerapan SOP dan protokol kesehatan saat new normal sehingga seluruh hotel memiliki standar hieginitas yang tinggi, dan para tamu akan merasa aman dan nyaman untuk menginap dan melakukan kegiatan di seluruh bagian dan area hotel.


"Sekali pun merupakan industri yang pertama kali terkena dampak, dan yang terakhir dalam proses pemulihan, namun sejalan dengan berbagai perkembangan yang terjadi dewasa ini, diharapkan industri pariwisata dan juga industri perhotelan secara bertahap akan bergerak ke pemulihan. Pengembangan SOP dalam aspek manajemen antara lain menyangkut standard kesehatan dan higienitas karyawan, metode mencuci tangan, physical dan social distancing, hingga penetapan standar peralatan perlindungan bagi karyawan," Ujar Ade menutup perbincangan. [Rin]