• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA – Sudah punya aplikasi Jogo Malang? aplikasi ini semakin disempurnakan Elfriend dengan nama baru Jogo Malang Presisi. Aplikasi ini merupakan hasil pengembangan dari Jogo Malang sebelumnya yang dirintis sejak tahun 2015, yang dimulai dengan Panic Button on Hand. “Kami upgrade Jogo Malang Presisi ini dengan konsep integrasi dan kolaborasi. Kami mengintegrasikan sembilan rumah sakit dan 15 instansi pemerintah dan melakukan kolaborasi bersama-sama,” ungkap Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto. 

Beliau juga mencontohkan apabila menemukan persoalan masyarakat seperti membutuhkan rumah sakit, maka masyarakat bisa banget menggunakan aplikasi tersebut untuk mendapatkan rumah sakit baik dari penjemputan ambulans, hingga pengurusan BPJS Kesehatan. Eits gak cuman itu aja, tapi aplikasi ini juga bisa untuk melaporkan adanya pemasangan kabel yang tidak tepat, pohon tumbang akan terfasilitasi dengan menghubungkannya ke pihak yang terkait.  

Untuk ke depannya akan ada rencana, jika setiap orang yang masuk wilayah Malang secara otomatis mendapatkan pemberitahuan untuk mengunduh aplikasi Jogo Malang Presisi ini. Karena bermanfaat bagi wisatawan yang ingin mencari informasi seputar kuliner, tempat wisata, tempat ibadah, ATM. “Kami bekerja sama dengan PHRI. Selain itu, juga disediakan menu untuk melihat 180 titik CCTV yang dimiliki Diskominfo Kota Malang untuk memantau lalu lintas jalan raya. Ada juga layanan pengaduan masyarakat yang kami sudah kerja sama dengan wali kota dan DPRD. Sifat dari aplikasi juga selalu ada pembaruan. Tadi sudah sempat sampaikan juga ke Kajari ke Dandim terkait Kampung Pancasila dan Kampung Restorative Justice untuk coba disimulasikan untuk masuk dalam Jogo Malang Presisi,” terangnya. Informasi lainnya aplikasi ini sudah memasuki penandatangan MoU dan sudah dapat diunduh melalui PlayStore dan untuk IOS masih proses. 

Di samping itu, Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji memberikan apresiasi terhadap inovasi aplikasi Jogo Malang Presisi dan TACS karena sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Selamat dan sukses untuk Polresta Malang Kota. Mari terus berbenah kita semua. Gayung bersambut, semuanya dalam rangka menjaga bagaimana Indonesia tetap berkibar. Malang ini milik kita semua sehingga apapun yang terjadi ayo gayung bersambut. Sehingga apa yang saat ini dilakukan, diinisiasi dapat terus menerus kita evaluasi,” tuturnya. Sutiaji meminta semua instansi yang terlibat dalam aplikasi ini harus selalu siap memperbarui data sehingga informasi yang diberikan akan selalu update. [GR]