• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA - Menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua yang akan dimulai pada tanggal 2-15 Oktober 2021, kota Malang bersiap! Ketua Umum KONI Kota Malang Edi Wahyono mengungkapkan pihaknya sudah memastikan berbagai persiapan seperti penjaringan hingga pemusatan para atlet kebanggaan warga Malang. Edi juga menambahkan, bahwa atlet yang diberangkatkan adalah perwakilan dari cabang-cabang olahraga yang benar-benar siap, serta tidak ada tendensi apapun bagi yang tidak berangkat.

“Dalam beberapa hari lagi akan ada 23 atlet dan para pelatih yang akan berangkat ke Papua serta mereka pun akan memberikan yang terbaik nantinya. Beberapa cabang olahraga menjadi andalan dan akan mendulang pundi-pundi medali, seperti sepatu roda dan atletik. Sehingga kami pun menargetkan agar Kota Malang bisa menjadi juara umum nantinya,” Papar Edi.

Selain itu, Edi juga menyampaikan berbagai persiapan menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur yang akan digelar pada bulan juni 2022 di Kabupaten Lumajang, Jember, Situbondo, dan Bondowoso. Dalam gelaran pesta olahraga tingkat provinsi tersebut, pihaknya sudah mempersiapkan 420 atlet dari berbagai cabang olahraga dan 80 pelatih yang siap mengharumkan nama Malang.

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji juga memberi pesan untuk para atlet agar selalu menganalisis kekuatan dan kelemahan dari diri sendiri, maupun pihak lawan agar apa yang menjadi target dapat terealisasi. Sutiaji percaya, seorang atlet akan berprestasi karena ada peluang serta kesempatan dan dua hal itu bisa diciptakan.

Begitu juga dalam setiap event kompetisi olahraga, seperti PON dan PORPROV, maka cabang olahraga apa saja yang bisa mendulang medali harus dimaksimalkan. “Maka dari itu, pembinaan dan seleksi atlet harus tegas dalam kondisi apa pun. Prinsipnya adalah kesiapan untuk meraih prestasi tertinggi,” Ujar Sutiaji.

Untuk kedepannya Wali Kota Sutiaji menyampaikan, bahwa KONI hendaknya jangan hanya memetakan prestasi di ajang PON dan PORPROV atau event olahraga lain, tapi juga harus ada kaderisasi dan pemeringkatan. Dengan demkian, keberlanjutan prestasi dalam sebuah cabang olahraga tidak hanya sesaat atau berhenti di satu-dua atlet saja melainkan dapat diwariskan ke generasi selanjutnya.

Terkait PON ke-20, pengurus KONI Kota Malang menggelar audiensi dengan Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji di ruang rapat wali kota pada kamis (16/9). Audiensi tersebut merupakan salah satu bentuk persiapan pemberangkatan para atlet dan pelatih ke Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua yang akan dimulai pada tanggal 2-15 Oktober 2021. [SY]


Source: malangkota.go.id