• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA – Senin (23/5), Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) telah menggelar Penguatan Lembaga dalam Penanganan dan Pendampingan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para stakeholder pada lembaga perlindungan perempuan atau pendamping korban kekerasan terhadap perempuan.

Menurut data dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), jumlah kekerasan pada tahun 2019  sebanyak 10 kasus, 2020 sebanyak 18 kasus, dan 2021 sebanyak 21 kasus. Jika dilihat tiga tahun terakhir, kekerasan terhadap perempuan semakin meningkat. Oleh karena itu, perlu melaksanakan penguatan Lembaga dalam penanganan dan pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan. 

Wakil Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Malang Isa Wahyudi, M.Psi sebagai narasumber juga menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk penguatan tentang porsi masing-masing Lembaga. “Provinsi Jawa Timur sudah mempunyai UPT, dinsos telah mempunyai P2TP2A, tetapi tidak bisa menangani kasus kekerasan ini sendiri. Oleh karena itu, dibutuhkan peran-peran dari lembaga seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Layanan Bantuan Hukum, Layanan Psikososial sesuai dengan tugas masing-masing,” pungkasnya. [GR]