• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA Varian baru Covid-19 B4 dan B5 telah muncul di beberapa daerah tetapi belum terdeteksi di kota Malang. Masyarakat tetap dihimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas.

Dr. Husnul Muarif selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang menyampaikan jika pihak satgas Covid-19 kota Malang di bawah koordinasi Dinas Kesehatan tetap melakukan testing, tracing dan treatment (3T) secara intensif. Ia juga menyampaikan agar masyarakat selalu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terjangkit virus.

Dr. Husnul juga tidak memungkiri jika di kota Malang tiga penambahan kasus Covid-19 setiap harinya meskipun bukan terjangkit varian baru. “Dari rata-rata tiga kasus ini dua di antaranya memiliki KTP Kota Malang, tapi tinggalnya di luar Kota Malang. Daya serang varian B4 dan B5 ini tidak seganas Omicron. Gejalanya demam, tenggorokan sakit dan terkadang ada sesak napas meski kadarnya rendah,” tuturnya.

Sejauh ini orang yang terpapar tergolong gejala ringan, sehingga tidak perlu dibawa ke rumah sakit atau tempat isolasi terpadu, hanya cukup isolasi mandiri di rumah. Saat menjalani isolasi, cukup dengan makan makanan bergizi dan asupan vitamin yang cukup nantinya akan sembuh,” jelas Husnul.

Jika terdapat warga yang terpapar Covid-19 yang membutuhkan tempat isolasi terpadu maka bisa menempati rumah sakit lapangan yang ada di area Kampus Politeknik Kesehatan Malang di Jalan Ijen. Husnul juga masih belum bisa memastikan apakah kedepannya akan dibutuhkan vaksin dosis keempat. “Kita akan melihat perkembangan lebih lanjut dan kita akan menyesuaikan nantinya,” tutupnya. [SC]