• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA – Minggu (31/7), warga Kampung Badut Kelurahan Karang Besuki Kecamatan Sukun mengadakan acara tradisi selametan di area candi Badut sebagai wujud puji syukur atau rasa terima kasih kepada Tuhan YME atas berkah dan rezeki yang sudah didapat selama ini. Ratusan warga datang memanjatkan doa, sekaligus membawa berbagai makanan dan buah-buahan yang diiringi kesenian tradisional. Tidak hanya tokoh agama dan masyarakat yang hadir, tetapi kalangan kaum muda juga ikut tergabung berpartisipasi dalam kegiatan ini. 

Wakil Wali Kota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko mengatakan bahwa tradisi ini merupakan kearifan lokal yang memang harus dirawat dan dijaga dengan baik. Terutama acaranya yang menjadi ikon bangsa seperti ini.“Dari tradisi yang juga warisan nenek moyang ini maka akan turut mendongkrak jumlah kunjungan wisata ke Kota Malang,” ujarnya. Bahkan Bung Edi menambahkan jika acaranya telah dikemas dengan menarik di tengah kemajuan teknologi informasi saat ini. “Apabila sebuah seni budaya diunggah ke media sosial dan bahkan media mainstream, tentu akan membawa daya tarik bagi yang membaca. Dari sinilah diharapkan akan menambah jumlah tujuan wisatawan terutama wisatawan mancanegara saat datang ke Kota Malang,” kata Bung Edi. 

Kearifan lokal ini merupakan kekayaan dan khasanah warna warni budaya yang patut dirawat bersama. Jika dijadikan tujuan wisata, modal sudah tersedia tinggal dikembangkan. “Tinggal diberi sentuhan dengan aktivitas yang lain sehingga menjadi suatu event tourism yang berbasis budaya,” paparnya. Oleh karena itu, Bung Edi meminta agar para masyarakat ikut berperan aktif. Terutama para kaum muda, tokoh agama, masyarakat dan pemangku kebijakan seperti, lurah dan camat. “Dengan kebersamaan dan saling mengisi, apapun yang akan menjadi tujuan bersama pasti akan terwujud dengan baik,” pungkasnya. [GR]