RADIO ELFARA - Memasuki awal tahun 2023, masyarakat Malang mendapat suguhan hiburan yang murah meriah dan menarik. Pasalnya pemerintah kabupaten menggelar kegiatan akhir pekan yang rutin dilaksanakan seminggu sekali dengan sajian kuliner bakso dan hiburan kesenian lokal kabupaten Malang. Acara yang dikemas dalam Kuliner Bakso Malang ini digelar di Halaman Pendopo Agung kabupaten Malang yang berlokasi di Jalan KH Agus Salim kota Malang dan dihadiri langsung oleh Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM. (1/1/2023)
Bupati Sanusi didampingi Ketua Penggerak TP PKK, Hj Anis Zaidah berkeliling ke sejumlah stand bakso dan berkesempatan mencicipi aneka macam bakso dari lima kecamatan, yakni kecamatan Wagir, kecamatan Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Kasembon, serta Tirtoyudo.
“Kegiatan ini benar-benar untuk umum, jadi masyarakat kota Malang, Kabupaten Malang bahkan dari mana saja dapat mengisi waktunya di setiap Minggu pagi di sini,” ujar Bupati. Sanusi menegaskan bahwa acara ini merupakan upaya pemerintah kabupaten Malang untuk mendukung dalam hal peningkatan mutu dan kualitas produk olahan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terus berkembang.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kabupaten Malang Drs. Purwoto S.Sos MSi menambahkan, bahwa Malang selama ini sudah dikenal sebagai gudangnya bakso. “Apalagi ada 33 kecamatan di wilayah Kabupaten Malang, dimana masing-masing punya bakso berbagai varian dan andalan yang dapat dinikmati setiap akhir pekan di sini,” ungkap Purwoto.
Purwoto mengatakan, bakso-bakso ini akan disajikan secara bergantian dari masing-masing kecamatan. “Jika mengetahui ada bakso dari salah satu kecamatan, maka harapannya para pengunjung akan dapat mendatangi tempat asalnya dan mencicipinya langsung di sana,” ujarnya.
Dikatakan Purwoto, kesenian yang ditampilkan setiap pekan juga berganti-ganti. Mulai bantengan, jaranan maupun reog. Bahkan ia mengaku daftar antriannya sudah sangat padat, mengingat kabupaten Malang juga sarat dengan berbagai kesenian khas daerah yang ada di kecamatan masing-masing. “Selain kuliner dan menyaksikan kesenian tradisional, masyarakat juga berkesempatan menyaksikan dan lebih mengenal Pendopo Agung Kabupaten Malang sebagai salah satu bangunan cagar budaya,” imbuhnya.
Pada kegiatan kali ini, kesenian yang tampil adalah Bantengan Putro Joyo dari Baran Sukoanyar, kecamatan Pakis. Bantengan ini terdiri dari anak-anak muda yang tampil penuh semangat menghibur para pengunjung. Seperti diungkapkan Sofi, salah satu anggota Putro Joyo yang mengaku sangat senang dapat tampil dalam acara ini. Ia juga tak henti mengarahkan ponselnya untuk mengabdikan atraksi rekan-rekannya dalam bentuk foto maupun video. “Saya bersama teman-teman dari Putro Joyo akhirnya punya kesempatan untuk perform rutin, meskipun harus bergantian dengan kelompok kesenian lainnya,” tutup dia.
Acara Kuliner Bakso Malang yang digelar secara rutin setiap hari Minggu pagi ini merupakan kegiatan lanjutan dari Bakso Bareng Bupati (BBB) dan Festival Bakso Malang sejak bulan November 2022 lalu. [KT]