• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA – Elfriend, untuk memaksimalkan Juru Pakir (Jukir) agar lebih baik lagi dalam bekerja, Pemkot Malang melalui dinas perhubungan (Dishub) memberikan pembinaan bagi para Jukir di lantai 3 Mini Block Office Balai Kota Malang, Rabu (22/9). Dengan pembinaan ini, dengan Jukir yang bekerja dengan baik nantinya akan berimbas kepada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Wali kota Malang Drs. H. Sutiaji menyampaikan bahwa yang perlu disadari adalah keberadaan jukir selama ini membantu keamanan, ketertiban dan turut mendukung realisasi program pembangunan. Lebih konkritnya, dengan adanya Jukir makan keamanan akan terwujud dengan baik sehingga tidak ada kendaraan yang hilang atau rusak ketika di parkir. Sedangkan ketertiban dapat diartikan bahwa para juru parkir selalu memberi karcis dan parkir sesuai tempat yang diperuntukkan.

Pembinaan akan dilakukan secara bertahap, Untuk saat ini pembinaan tersebut diikuti setidaknya 500 Jukir. Nantinya, masih adaSekitar 3.500 Jukir masih akan diverifikasi ulang. Dengan pembinaan ini diharapkan para Jukir liar yang tidak terafiliasi dengan pemerintah jumlahnya semakin berkurang, sehingga profesi Jukir tidak lagi dianggap keresahan bagi masyarakat.

“Apabila kedua hal itu terwujud dengan baik, maka target pendapatan daerah dari sektor parkir ini akan terealisasi secara optimal yang pada akhirnya akan menambah PAD yang semakin besar. Jika PAD memadai, maka berbagai program pembangunan akan berjalan optimal dan masyarakat akan turut merasakannya,” terang Sutiaji.

Sutiaji menambahkan, jika ketiga hal itu terlaksana dengan baik, maka tidak hanya keamanan kendaraan yang terjaga tetapi kesejahteraan para juru parkir secara otomatis juga akan lebih baik lagi. “Potensi dari pendapatan parkir di Kota Malang sangat besar, sehingga saya berharap para juru parkir ini dapat bekerja dengan baik serta sesuai aturan yang ada. Beri pelayanan berupa kenyamanan dan keamanan bagi orang yang parkir serta harus sesuai tarif,” tegas Sutiaji.

Heru Mulyono, S.IP., ST selaku Kepala Dinas Perhubungan juga turut mendukung pendapat Wali Kota. menurutnya, pihaknya akan terus berinovasi agar potensi pendapatan dari sektor parkir ini meningkat signifikan dari waktu ke waktu.

“Hingga saat ini setidaknya ada 1.205 potensi parkir dan dari jumlah tersebut tidak semua beroperasi. Seperti di kawasan perguruan tinggi yang masih libur karena pademi Covid-19, maka para juru parkirnya juga tidak beraktivitas,” urai Heru. [SY]

 

Source: malangkota.go.id