Radio Elfara - Single terbaru dari Vitonic berjudul “Should I Stay”, dibuat dengan perpaduan New Wave tahun 80-an dengan genre City-Pop Jepang. Dalam pembuatan lagu lainnya, Vitonic biasanya menggunakan sentuhan retro dengan melodi yang terinspirasi dari anime Jepang, elemen Soul/Rnb, juga sentuhan synth dan drum 80-an.
“Should I Stay” merupakan lagu energik yang menelusuri perasaan seseorang yang lagi terjebak dengan dua keputusan. Lagu ini dibuat untuk menjadi pengingat, kalau dalam hidup kita harus bisa membuat keputusan yang bijak. Single terbaru Vitonic dijamin bakal buat para pendengar ikutan nyanyi, ditambah dengan chorus yang mudah diikuti dan ritme yang meriah. Meski lagunya sudah berakhir, tapi melodi dari musiknya masih tetap bertahan.
"Kita mau ciptain lagu yang ngebangkitin suara tahun 80-an sekaligus ngehormatin genre City-Pop Jepang. Lagu ini bakal ngasih liat evolusi kita sebagai sebuah band dan juga representasi eksplorasi musical influence kita yang beragam.” Ungkap Heston, produser rekaman dan multi-instrumentalis dari Vitonic.
Vitonic juga turut masukin semangat lagu dari opening anime yang mereka tonton sembari tumbuh dewasa. “Lewat lagu ini, kita pengen ngebangkitin rasa nostalgia para pendengar,” kata Ravin, gitaris Vintonic.
“Lirik lagunya ngasih liat perjuangan yang dihadapin seseorang ketika mereka harus ngambil keputusan. Harapan kita, lagu ini bisa relate sama orang-orang dan menginspirasi mereka untuk membuat keputusan terbaik buat diri mereka sendiri," tambah Nicho, vokalis utama Vintonic.
Single “Should I Stay” sudah dirilis 30 Juni 2023 kemarin, dan sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital kesayangan. [JY]