RADIO ELFARA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
melakukan sosialisasi terkait pembangunan tempat pemakaman umum (TPU) Lesanpuro
di Hotel & Cottages, Selasa (14/12). Dalam acara ini, DLH juga menggelar
focus group discussion (FGD) terkait perencanaan penyusunan detail engineering
design (DED) TPU tersebut.
Asisten
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Malang Drs.
Mulyono, M.Si., mengungkapkan alasan dibangunnya TPU Lesanpuro ini. Dengan
tujuan untuk menyediakan lahan makam untuk masyarakat, TPU Lesanpuro juga
dibangun dengan harapan dapat menambah ruang terbuka hijau (RTH) di Kota
Malang. Rencananya lahan yang ditetapkan menjadi TPU itu seluas 14.950 m2,
terbagi dalam dua lahan masing-masing seluas 11.430 m2 dan 3.250 m2.
“TPU
Lesanpuro menjadi bagian dari realisasi komitmen Pemkot Malang yang telah
diterjemahkan dalam RPJMD. Tujuannya untuk menghadirkan lingkungan yang nyaman
dan berkelanjutan,” terang Mulyono.
Melalui
Mulyono, Pemkot Malang ingin mengoptimalkan pembangunan TPU di kawasan
Kecamatan Kedungkandang ini dengan kapasitas dalam bentuk blok-blok yang rapi
dan modern. Selain itu, pembangunan TPU ini juga akan memperhatikan pola
sirkulasi agar setiap bloknya dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat,
termasuk bagi penyandang disabilitas.
“Ketersediaan
jaringan utilitas strategis seperti saluran air, penerangan, dan listrik harus
dikerjakan dengan baik. Ketersediaan ruang petugas, toilet, ruang layanan
masyarakat dan ruang publik lain juga harus aksesibel. Demikian juga perlunya
penanda arah dan papan informasi yang mudah dibaca dan ikonik,” ujar Mulyono.
Sebagai
makam yang sekaligus RTH, tanaman peneduh dan perdu tematik yang cantik
sekaligus eifisen dalam pemeliharaannya menjadi pilihan untuk TPU Lesanpuro.
Pihaknya juga berharap bahwa DLH dapat menyiapkan manajemen dan komunikasi
dengan masyarakat. “Sinergi hexa helix mari terus dikuatkan dalam proses perumusan
konsep, pembangunan hingga aktivasi atau pemanfaatan TPU Lesanpuro,” papar
Mulyono.
Sebagai
dinas pengampu pengerjaan pembangunan TPU Lesanpuro, Kepala DLH Kota Malang
Drs. Wahyu Setianto mengharapkan masukan dari semua pihak terkait rencana pembangunan
ini. Sehingga TPU Lesanpuro yang rencananya akan dibangun pada tahun 2022 nanti
direalisasikan sesuai harapan masyarakat.
“Tentu
beragam masukan dan hasil diskusi ini dapat menjadi input yang positif dalam
perencanaan sarana umum ini. Dengan demikian, pembangunan TPU yang rapi,
modern, dan nyaman bagi masyarakat dapat terealisasi dengan baik,” pungkas Setianto. [SY]
Source:
malangkota.go.id