• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA – Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang melakukan kontrol ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan kebutuhan ke beberapa titik di Kota Malang jelang lebaran, Rabu (27/4).

Adanya kenaikan kebutuhan pokok di pasaran dianggap wajar oleh Sutiaji karena ia menganggap jika kenaikan harga bukan disebabkan oleh lebaran, tapi juga karena naiknya harga bahan bakar minyak (BBM).  Sutiaji menyampaikan jika produk yang menyebabkan inflasi adalah minyak goreng. Meski begitu, Sutiaji meyakinkan jika ketersediaan minyak goreng sampai saat ini tetap aman.“Biasanya kalau tidak ada kenaikan harga BBM juga ada kenaikan harga bahan pokok walau tidak signifikan,” ucapnya.

Di sisi lain Sutiaji menyatakan jika ketersediaan BBM dan LPG akan diusahakan cukup untuk kebutuhan masyarakat. Pihak Pertamina juga sudah menyiapkan cadangan BBM untuk mengantisipasi naiknya permintaan. Maka dari itu pihaknya meminta agar masyarakat tidak melakukan panic buying.

Tidak perlu dikhawatirkan. Barangnya di sini siap, tapi jangan sampai ada keterlambatan atau kendala di lapangan ketika supply barang. Masyarakat tidak perlu ada kepanikan. Bulog juga menyampaikan bahwa ketersediaan pangan kita itu sudah sampai enam bulan yang akan datang. Kita ada 6.000 ton yang tersedia di Bulog. Sampaikan ke masyarakat tidak usah ada kepanikan, bahwa barang tersedia, semuanya, LPG, bensin dan kebutuhan bahan pokok lainnya,” ujar Sutiaji. [SC]