RADIO ELFARA – Alun-alun Kedungkandang semakin berkembang
dalam proses pengerjaannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang semakin menyeriusi
rencana pembangunan alun-alun yang berada di Jalan Mayjen Sungkono tersebut.
Program yang menjadi bagian penambahan ruang terbuka hijau (RTH) ini, juga
sejalan dengan program pembangunan Pemkot Malang, juga sejalan dengan program
pembangunan Pemkot Malang yang menjadi prioritas di kawasan timur Kota Malang.
Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji yang menghadiri Forum Group
Discussion (FGD) ke-2 pembangunan RTH Buring di Hotel Savana, Selasa (2/11),
menyampaikan jika pihaknya merencanakan alun-alun tersebut mempunyai tampilan
dan kesan berbeda dari alun-alun pada umumnya.
Alun-alun ini nantinya akan dibangun di atas tanah Pemkot
Malang atau tepatnya bersebelahan dengan gedung Telecenter Daragati. “Saat
ini rencana pembangunan sudah pada tahap finalisasi dan saya sudah menyampaikan
kepada pihak konsultan, agar nantinya selain banyak fasilitas juga konsepnya
bisa membuat setiap orang yang datang merasa nyaman,” kata Sutiaji.
Fasilitas pelengkap seperti fasilitas bermain dan olahraga
untuk anak, orang tua dan penyandang disabilitas juga telah dipersiapkan. Dilengkapi
juga dengan video moving dan spot-spot foto yang menarik, serta sejumlah event
berbeda yang nantinya akan digelar dalam satu minggu atau satu bulan sekali
diharapkan dapat mengundang warga Kota Malang atau luar Malang untuk
berkunjung.
“Jadi dalam hal ini kami tidak hanya ingin menyuguhkan
yang biasa-biasa saja. Kami ingin memberi sesuatu yang terkesan berbeda bagi
warga Kota Malang maupun para wisatawan yang datang ke kota ini. Untuk
realisasi pembangunannya pun tidak ada masalah karena akan dibangun di atas
tanah Pemkot Malang,” ungkap Sutiaji.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Drs. Wahyu
Setiyanto, MM selaku dinas pengembang program ini mengungkapkan, jika
perencanaan pembangunan alun-alun ini ditargetkan selesai akhir bulan November
ini. “Berikutnya adalah tahap pembangunan awal yang kami rencanakan di awal
tahun 2022 dengan anggaran perdana sekitar Rp2 miliar,” pungkas Wahyu. [SY]
Source: malangkota.go.id