• By: Radio Elfara

RADIO ELFARAPemerintah kota Malang lakukan antisipasi pada Jembatan Splendid karena kondisi fisik salah satu sisi pondasi jembatan yang terkena banjir beberapa saat lalu. Maka dari itu pada Senin (25/4), Pemerintah kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) lakukan pembatasan kendaraan di Jembatan Splendid. “Hari ini kedua sisi kami beri tong dengan pemberat dan rambu larangan melintas bagi kendaraan roda empat sambil menunggu pembenahan jembatan diperbaiki. Kami berharap masyarakat pengguna jalan bisa mematuhinya, demi keamanan bersama,” ungkap Heru Mulyono, S.IP., MT selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang.

Heru mengatakan jika pihaknya terus menguji aturan pembatasan dengan mengawasi kondisi jembatan. Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) juga sebelumnya telah memasang spanduk agar warga tidak melintas di area jembatan.  Dishub juga menghimbau agar warga yang ingin ke Pasar Splendid menggunakan kendaraan roda empat bisa melalui pintu masuk Jalan Brawijaya.  

Di sisi lain, Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT  selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang menyampaikan jika perbaikan jembatan diperkirakan akan dilakukan tahun 2023.“Untuk penganggaran direncanakan 2023. Karena konstruksi butuh detail engineering design (DED) sebelum pembangunannya. Sehingga waktu yang diperlukan cukup panjang, perkiraannya melebihi rentang periode perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) 2022 yang biasanya hanya dua tiga bulan,” tutup Diah. [SC]