RADIOELFARA – Elfriend, banyak orang telah merasakan pahitnya dampak pandemi
Covid-19 ini yang tidak kunjung berhenti. Namun harus diawaspadai bencana yang
dapat terjadi bukan hanya pandemi. pulau Jawa yang terletak di antara dua lempeng
tektonik menyebabkan risiko terjadinya bencana alam cukup tinggi di pulau Jawa , termasuk kota Malang.
Menyadari
kemungkinan terjadinya bencana baik alam maupun non alam, Forum Pengurangan Risiko
Bencana (FPRB) Kota Malang ingin membantu Kota Malang dalam mempersiapkan diri
dalam menghadapi berbagai bencana.
Pasalnya
hingga saat ini sekitar 1.500 relawan di Kota Malang yang beberapa di antaranya relawan Covid-19 telah gugur menjadi
korban pandemi ini. Hal itu yang disampaikan Ketua Forum Pengurangan Risiko
Bencana (FPRB) Kota Malang J. Hartono saat audiensi dengan Wakil Wali Kota
Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko, Rabu (8/9).
Hartono
menambahkan bahwa pihaknya juga telah melakukan audiensi dengan Komisi C DPRD
Kota Malang, dari audiensi tersebut keberadaan FPRB sangat diapresiasi. “Kami
nantinya berencana akan menggelar latihan bersama sejumlah organisasi
kebencanaan seperti Tagana dan Malang Rescue,” imbuh Hartono.
Terkait
hal tersebut, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi mengatakan keberadaan FPRB
sangat strategis di tengah-tengah masyarakat, salah satunya dalam upaya menekan
risiko kebencanaan. Edi menilai FPRB harus gencar melakukan sosialisasi risiko
kebencanaan agar pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan bencana semakin
baik. Nantinya jika terjadi bencana maka penanganannya akan lebih cepat dan
maksimal.
Edi
menambahkan, FPRB harus berkolaborasi dengan komunitas, organisasi kebencanaan
dan BPBD yang ada di Malang Raya dan bahkan Jawa Timur. Antisipasi bencana
adalah kewajiban yang harus dilakukan, meskipun saat ini mungkin belum terjadi
bencana. Dari komunikasi antara Pemkot Malang dengan FPRB tersebut berjalan
baik dan diharapkan daerah Malang dapat lebih siap dan sigap jika nantinya
terjadi bencana.
“Audiensi
ini juga sebagai sarana komunikasi, silaturahmi dan kolaborasi dengan Pemkot
Malang. Jika semua yang tersampaikan di atas itu berjalan dengan baik, maka
sangat membantu Kota Malang. Sekali lagi kami apresiasi kehadiran dan kiprah
FPRB ini meski baru memiliki surat keputusan pada awal tahun ini,” papar Edi. [SY]
Source: malangkota.go.id