RADIO ELFARA – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kota Malang tahun 2022
terus dibahas oleh jajaran eksekutif dan legislatif setempat dalam rapat
paripurna. Pada Senin (4/10), Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memberi
tanggapan terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Malang dalam rapat
paripurna yang diadakan secara virtual itu.
Wali
Kota Sutiaji memberikan tanggapan terhadap berbagai masukan, kritik, dan saran
dari anggota dewan. Beberapa hal secara umum yang menjadi sorotan yakni terkait
dengan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari berbagai sektor dan
efisiensi penggunaan APBD.
Selain
itu, pada rapat ini juga membahas mengenai banyak hal yang tidak kalah penting.
Seperti peningkatan kualitas pendidikan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka,
menekan angka kemiskinan dan pengangguran, peningkatan ekonomi masyarakat,
pembangunan pasar rakyat, dan penanganan pandemi Covid-19.
Menanggapi
sejumlah pandangan umum enam fraksi di DPRD Kota Malang itu, Sutiaji
menyampaikan semua pandangan itu dapat diterima dan akan dilaksanakan dengan
optimal secara bertahap. Pasalnya, pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir
menjadi kendala dan sedikit menghambat sejumlah program pembangunan. Meski
begitu, pihak Pemkot Malang tidak serta menjadikan pandemi sebagai alasan untuk
tidak bekerja keras dalam merealisasikan berbagai program pembangunan.
Sutiaji
menambahkan, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin agar pandemi ini segera
berakhir sehingga roda perekonomian dapat berjalan seperti normal. “Apa yang
bisa dilakukan saat ini, pasti kami segera kerjakan. Seperti pelayanan dasar
kesehatan bagi masyarakat dan revitalisasi pasar rakyat sebagai salah satu
pengungkit ekonomi, misalnya pasar besar yang beberapa hari lalu sudah
dipaparkan desainnya oleh konsultan pemenang tender,” kata Sutiaji. [SY]
Source:
malangkota.go.id