• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA - Selama pandemi Covid-19 para sopir angkutan kota (angkot) di Kota Malang adalah salah satu kelompok masyarakat yang sangat terdampak, terutama dari sisi penghasilan. Terkait hal tersebut, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memfasilitasi dan menampung berbagai keluhan para sopir ini di ruang sidang Balai Kota Malang, Selasa, (24/8). 

Disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Heru Mulyono, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu ekonomi para sopir, seperti menyalurkan bantuan sosial (bansos) yang berupa sembako maupun bansos tunai yang selama ini telah diprogramkan Pemkot Malang. Penataan jalur, perbaikan dan penataan sejumlah terminal, menurutnya, akan ditingkatkan. Selain itu, terang Heru, para sopir juga akan terus diikutkan vaksinasi yang digelar oleh beberapa institusi.

Sekretaris Serikat Sopir Indonesia (SSI) DPC Kota Malang, Khabibi mengatakan saat ini setidaknya ada sekitar 1.900 sopir angkot yang terbagi dalam 25 jalur. Dia pun mengaku senang karena apa yang menjadi permasalahan sopir selama ini dapat ditampung Pemkot Malang dan ada solusi terbaik. “Dengan demikian, maka beban ekonomi para sopir ini nantinya dapat terbantukan terutama untuk menopang hidup keluarga mereka masing-masing. Setidaknya ada solusi dari audensi ini dan sesuai dengan yang kami harapkan,” cerita Khabibi [Az].

source: malangkota.go.id