RADIO ELFARA - Elfriend,
kita tahu kalau Malang ini gudangnya orang-orang kreatif, oleh karena itu untuk
membangun serta mengembangkan ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Malang, Dinas
Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang terus
melakukan berbagai usaha. Diskopindag bekerja sama dengan tim peneliti dari
Universitas Brawijaya menggelar forum group discussion (FGD) untuk pengembangan
16 subsektor ekonomi kreatif di DILO Kota Malang, Kamis (23/9).
Kepala Bidang
Perindustrian Diskopindag Kota Malang, Dra. Yuke Siswanti, M. Si mengungkapkan,
FGD di DILO Kota Malang ini sebagai studi penyusunan layanan dan aktivitas
kreatif di Kota Malang, sekaligus menjadi dasar rancangan aktivasi Malang
Creative Center yang akan dirilis tahun 2022 mendatang. Pada studi ini akan
fokus membahas aspek tantangan dan kendala dalam rantai nilai kreatif industri
kreatif di Kota Malang.
Harapannya
dengan dipersiapkannya menyusun layanan dan aktivitas kreatif di Kota Malang,
dapat menciptakan iklim industri kreatif yang optimal. “Untuk bisa mencapai
tujuan studi ini, kami menggelar FGD dengan berbagai UMKM ekonomi kreatif di
Kota Malang yang melibatkan sebanyak 16 subsektor,” jelas Yuke.
Ke-16 subsektor
ekonomi kreatif yang kini terus dikembangkan di Kota Malang, yakni arsitektur,
desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi
dan video, fotografi, aplikasi dan game, kriya, kuliner, musik, penerbitan,
periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi, dan radio.
FGD
dilaksanakan sejak 21-24 September 2021 dengan materi yang setiap harinya
berbeda. Jika nantinya tujuan untuk menumbuhkan sektor ekonomi kreatif di Kota
Malang tercapai, Kota Malang dapat memiliki potensi yang luar biasa di sektor
industri kreatif khususnya di sektor pendidikan, kota wisata, dan kota
industri. [SY]
Source:malangkota.go.id