RADIO ELFARA – Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Anak untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 yang dilaksanakan di Hotel Savana, Hari Jumat minggu lalu (18/2). Hal ini dilakukan untuk memperkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak di tengah arus disrupsi global.
Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, menekankan untuk menguatkan komitmen agar tidak terjadi kekerasan dan perundungan bagi anak-anak di Kota Malang. Ia mengajak untuk tidak melakukan kekerasan baik kekerasan verbal maupun fisik pada anak. Pemkot Malang berkomitmen untuk mewujudkan Kota yang Layak Anak melalui kebijakan pembangunan yang inklusif. “Di mana pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak menjadi bagian tak terpisahkan dari pencapaian visi dan misi pembangunan. Hal ini masuk dalam misi nomor tiga yaitu mewujudkan kota yang rukun dan toleran, berasaskan kebersamaan dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan dan gender. Komitmen kita adalah Kota Malang memulai ini semua. Anak-anak kita adalah mutiara kita semua,” jelasnya.
Total usulan Musrenbang Tematik Anak untuk penyusunan RKPD Kota Malang Tahun 2023 berjumlah 18 usulan. Usulan tersebut antara lain komunikasi dan edukasi tentang anak, pelatihan untuk anak tentang teknologi informasi, kebencanaan, penguatan anak untuk menjadi pelopor dan pelapor terkait perlindungan anak, serta taman bacaan.