RADIO ELFARA – Elfriend, pada Juni tahun 2016 lalu Pasar Besar Kota Malang mengalami kebakaran dan merugikan roda perekonomian di area tersebut. Namun, kabar baik datang setelah sempat menunggu sekitar lima tahun. Dalam beberapa bulan ke depan atau pada awal tahun 2022 pasar tersebut akan mulai dibangun kembali oleh Pemkot Malang.
Pasar
yang dihuni sekitar 3.300 pedagang tersebut pembangunannya sempat mengalami
penundaan beberapa kali karena sejumlah kendala. Terkait hal itu pada Rabu
(29/9) pihak konsultan pemenang tender pembangunan pasar memaparkan rencana
pembangunan pasar dengan luas lahan sekitar 66 ribu meter persegi itu di
hadapan Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dan jajarannya.
Pada
pertemuan itu, beberapa alternatif rencana pembangunan disampaikan oleh pihak
konsultan. Seperti rencana anggaran jika pasar dibangun beralantai empat yang
diprediksi membutuhkan anggara Rp579 miliar, dan Rp 828 miliar jika berlantai
lima.
Kepala
Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang,
Muhammad Sailendra, ST., MM usai mengungkapkan, jika anggaran dimungkinkan akan
berubah. Begitu pula dengan jumlah lantai pasar hingga desain bangunan yang
disajikan pihak konsultan. “Nantinya semua itu akan dibahas lagi lebih
detail dan dapat dipastikan tahun 2022 pasar ini akan mulai dibangun,”
ungkap Sailendra.
Pembangunan
pasar besar yang dibangun menggunakan anggaran dari APBD Pemkot Malang itu
diperkirakan akan selesai maksimal dalam dua tahun. Lalu untuk menghindari pro
kontra dengan para pedagang, Sailendra mengatakan pihak Pemkot Malang akan
mengajak duduk bersama untuk mendengar aspirasi para pedagang.
Saliendra
menambahkan, jika ada ketidaksetujuan dari pedagang maka Pemkot Malang akan
berusaha mencari solusi terbaiknya, termasuk mengenai kebijakan yang harus
diketahui secara gamblang oleh para pedagang. “Pada intinya kami tidak akan
merugikan pedagang dan pembangunan ini segera dilaksanakan. Sehingga ekonomi
masyarakat lebih baik lagi nantinya,” pungkas Sailendra. [SY]
Source:
malangkota.go.id