• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA - Sesuai janji Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan, pada saat evaluasi PPKM 9 Agustus kemarin untuk mengunjungi Malang Raya terkait trend Covid -19 yang tak kunjung turun, akhirnya Menko Marves mengunjungi kota Malang Jumat (13/8). Titik pertama yang dikunjungi adalah isolasi terpusat (isoter) di area kantor Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) di Jalan Kawi didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Forkopimda Jawa Timur serta Malang Raya.

Di depan warga yang sedang isolasi, Menko Luhut menyampaikan bahwa isolasi terpusat merupakan langkah yang tepat agar mereka segera sembuh. Menurutnya, isolasi terpusat lebih baik jika dibanding isolasi mandiri di rumah karena sarana prasarana penunjangnya pasti berbeda.

Seperti adanya pemantauan oleh tenaga medis, sanitasi, ketersediaan obat, makanan dan penerapan protokol kesehatan. Menko Marves juga mengingatkan jika varian virus Delta ini sangat berbahaya terutama jika sampai menyerang pernapasan dan tiba-tiba saturasi oksigen dalam darah rendah atau kurang dari 80 persen.

“Apabila tidak segera mendapat pertolongan maka dapat memicu kematian. Oleh sebab itu, jika kita terindikasi terpapar Covid-19 hendaknya segera melapor ke satgas setempat agar segera mendapat penaganan,” imbaunya.

Lebih jauh Pak Luhut berpesan, kalau warga terpapar Covid-19 tidak perlu takut dan tidak perlu malu karena ini bukan aib. Maka dari itu, tegas dia  apabila sudah dinyatakan positif harus segera melapor agar segera mendapat penanganan optimal. Saat itu berjalan dengan baik maka yang bersangkutan akan segera sembuh. 

Menko Luhut juga meminta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji agar berbagai sarana prasarana di tempat isoter ini dapat dipenuhi dengan baik. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Sutiaji mengaku akan menjalankan apa yang disampaikan Menko Marves serta terus berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur [Az].

source: malangkota.go.id