RADIO ELFARA – Masih14 tahun, seorang siswa asal Klojen secara luar biasa menciptakan film pendek dengan tema covid-19. Elfriend, perkenalkan Andikasatria Wicaksana Putra siswa SMP Negeri 9 Malang yang berkarya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pandemi covid-19 melalui film pendek.
“Melalui
video ini kami ingin menyampaikan pesan bahwa Covid-19 juga menyerang anak-anak
dan sudah banyak kasusnya. Sehingga pada saat belajar, bermain dan beraktivitas
kita harus selalu menerapkan protokol kesehatan. Video ini saya kerjakan
bersama dengan kawan-kawan saya yang berjumlah 12 orang termasuk para
pemerannya,” ungkap Dika, Selasa (24/8/2021).
Pembuatan film ini berawal dari lomba
sinematografi pada kegiatan Temu Anak Klojen yang diadakan dalam rangka
memeriahkan Hari Anak Nasional 2021. Dika dan kawan-kawannya
yang gemar menulis cerita dan menyunting video langsung tertarik ketika
mendengar adanya lomba tersebut, hasilnya film pendek tersebut akhirnya
berhasil meraih juara dua.
Dika mengungkapkan bahwa lomba tersebut dapat menjadi wadah untuk menyalurkan minat, bakat dan mengembangkan keterampilan dalam membuat video. Kemenangan yang diaraih Dika tidak lepas dari dukungan Kelurahan Sukoharjo, Dika dan kawan-kawannya aktif sebagai anggota Forum Anak RW 1 Kelurahan Sukoharjo yang dibentuk untuk mendukung program Kota Layak Anak (KLA).
“Peran kelurahan dalam mendukung dan
memfasilitasi anak-anak ini, di bulan Mei telah dibentuk Forum Anak. Kemudian
telah dilaksanakan pembinaan dan pemberian materi keilmuan guna mengangkat
motivasi dan menambah khazanah keilmuan, serta menyediakan kantor kelurahan
sebagai ajang berkumpul, berkomunikasi dan berkreasi. Dan juga mengirim
perwakilan ke Kecamatan guna peningkatan kapasitas anak,” papar Lurah
Sukoharjo, Januar Agung Rizaldhi, SE.
Sebagai informasi untuk
Elfriend, tercatat penduduk anak-anak di Kota Malang sebanyak 252.694 jiwa atau
hampir 30 persen dari total populasi pada tahun 2020. Hal inilah yang membuat
Pemerintah Kota Malang fokus untuk menciptakan Kota Layak Anak (KLA). Oleh
karena itu film pendek yang diciptakan oleh Dika dan kawan-kawannya dapat
berdampak positif untuk masyarakat malang, khususnya anak-anak. [SY]
Source: malangkota.go.id