RADIO ELFARA – Penyanyi Mark Natama, kembali menyapa penggemarnya dengan merilis single terbaru berjudul ‘Salah Baca Pertanda’. Masih sama dengan dua single sebelumnya, Mark Natama masih bekerja sama dengan trio pencipta hits Laleilmanino. Single terbarunya ini dirilis oleh label rekaman Universal Music Indonesia.
Percintaan merupakan tema yang diambil untuk single ‘Salah Baca Pertanda’ yang ceritanya ingin menceritakan tentang kesedihan. Kesedihan yang dimaksud yaitu adanya seseorang yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Dalam single ‘Salah Baca Pertanda’ tetap mengusung lagu pop yang cheerful.
“Jadi ceritanya itu, lagu ini mengisahkan tentang posisi seseorang yang salah membaca situasi saat proses pendekatan. Dia sudah percaya diri dengan situasinya, namun setelah semua usaha yang dilakukan, dia baru tahu kalau ternyata cewek ini enggak pernah suka sama dia, malah justru end up sama cowok lain,” jelas Mark.
Pop yang ceria, cheerful, dan groovy, dengan penambahan nuansa R n’ B menjadi ciri khas musik Laleimanino dan Mark Natama yang menyenangkan untuk didengar sambil berdansa. Choir dalam lagu ini sangat tebal di beberapa bagian, yang justru memperindah lagunya. “Sebulan sebelum rilis, setelah gue muter lagu ini berkali-kali, gue jadi kepikiran mempertebal unsur choir. Karena memang gue suka banget. Akhirnya gue coba approach ke Laleilmanino untuk ubah beberapa bagian choir. Hasilnya, gue sangat suka banget,” tuturnya.
Musik video single ‘Salah Baca Pertanda’ memiliki konsep yang lebih fresh dan menunjukkan another side dari Mark Natama yang mungkin selama ini belum sepenuhnya dikeluarkan.
“Gue pengin menciptakan benang merah baru lagi di musik video ini. Konsepnya juga agak mengambil sedikit kiblat Korean look, di mana banyak unsur ceritanya. Jadi musik videonya itu memang dibuat kayak bercerita,” tegas Mark.
“Intinya sih ceritanya juga bisa relate sama banyak orang, dapat dinikmati, dapat dicintai, hingga akhirnya bisa memberikan semangat,” harapnya.
Mark Natama berharap melalui single ‘Salah Baca Pertanda’ ini dapat menjadi nafas baru untuk musik Indonesia. Juga semakin memperkuat identitasnya sebagai musisi.[SC]