• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA - Malang Inklusi, Tangguh, dan Tumbuh dalam Kewirausahaan menjadi tema utama dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) di Hotel Atria Malang (7/12). Di acara ini, Wakil Wali Kota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko, menyampaikan bahwa Pemkot Malang bersama DPRD Kota Malang akan segera melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (ranperda) tentang Disabilitas pada tahun 2022. Selain itu, Pemkot Malang juga memastikan bahwa akan senantiasa mendukung teman-teman berkebutuhan khusus. 

Sementara itu, Deputi Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat Dylan Hoey mengungkapan bahwa Pemerintah Amerika Serikat mendukung penuh upaya mewujudkan Kota Malang ramah disabilitas di antaranya melalui skema USAID Jadi Pengusaha Mandiri (JAPRI). JAPRI adalah sebuah program yang berfokus untuk mempromosikan dan mengembangkan kewirausahaan di kalangan individu rentan di Indonesia, termasuk disabilitas. Chief of Party USAID JAPRI Anna Juliastuti melaporkan, dalam kurun waktu setahun terakhir sebanyak 203 penyandang disabilitas telah mendapat pelatihan kewirausahaan, 25 usaha baru, 133 peningkatan usaha dalam satu tahun.

Peringatan ini dimeriahkan dengan Yohana X-Factor, pameran berbagai produk karya disabilitas dan booth layanan publik ramah disabilitas dari sejumlah perangkat daerah Pemkot Malang. Selain itu, penyerahan bantuan kursi roda, penandatanganan kerja sama dukungan disabilitas dengan dunia usaha, simbolis penghargaan tiga terbaik proposal kewirausahaan disabilitas dari USAID JAPRI dan peresmian website disabilitas Kota Malang. [Az]