RADIO ELFARA - Elfriend,
berkebun atau sekedar menanam tanaman hias menjadi hobi bagi beberapa orang.
Salah satunya Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Yang memanfaatkan lahan
terbatas di lingkungan rumah dinas untuk urban farming. Salah satu tanaman yang
kini sudah mulai berkembang adalah budidaya ubi jalar di dalam karung.
Perawat
tanaman di rumah Wakil Wali Kota Malang, Yanto mengungkapkan ide kreatif
menaman ubi jalar dalam karung adalah ide dari Bung Edi, sapaan akrab Wakil
Wali Kota Malang, yang suka dengan dunia pertanian. Pada awalnya, baru dua
karung yang digunakan untuk bertani dengan memanfaatkan lahan yang ada di depan
rumah dinas.
“Seiring
perkembangan waktu, saat ini sudah ada sekitar sepuluh karung yang ditanam.
Para tamu ke rumah dinas banyak yang suka dengan ide menanam ubi jalar dalam
karung dan mau belajar meniru,”
jelas Yanto, Selasa (14/9).
Yanto
mengungkapkan belum tahu berapa banyak hasil yang diperoleh dari satu karung
ubi jalar yang ditanam, karena panen untuk dua karung pertama tersebut baru
akan dilakukan di akhir September.
Meskipun ditanam di lahan terbatas, keuntungan yang didapat dengan
menanam ubi jalar di dalam karung juga cukup luar biasa. Kurang lebih satu
karung diisi 20 batang bibit ubi jalar, jika dipanen tentu hasilnya lumayan
untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
Media
tanam ubi jalar ini menggunakan tanah pasir katel yang dicampur dengan pupuk
kompos. Perbandingannya untuk karung ukuran 50 Kilogram pasir sebanyak dua
bagian dan pupuk kompos sebanyak satu bagian atau 2:1.
Perawatannya
yang mudah, masa panen yang tidak begitu panjang, dan minimnya lahan yang
dibutuhkan untuk menanam bibit ubi jalar membuat tanaman ini alternatif urban
farming yang tepat. Selain itu, daun ubi jalar ternyata juga lezat disajikan
sebagai sayuran pelengkap lauk. Sehingga dari sekali panen tidak hanya ubinya,
tetapi daunnya juga bisa dimanfaatkan.
Selain
merawat di rumah dinas, Yanto mengaku senang dengan ubi jalar sehingga ditanam
di rumah sendiri di Asrikaton Pakis. “Meski hanya di teras rumah rasanya
senang bisa menanam dan bisa memanen tanaman dari halaman sendiri. Melihat
tanaman yang sehat rasanya bisa menjadi kepuasan batin. Saat tanaman yang
dibudidayakan bisa dipanen rasanya begitu bahagia,” terang Yanto. [SY]
Source:
malangkota.go.id