RADIO ELFARA - Dalam rangka melakukan verifikasi lapangan kota Layak Anak di kota Malang, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) melalui tim verifikasi mulai melakukan survey lapangan pada Jumat (8/7). Kedatangan tim verifikasi disambut baik oleh Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko selaku Wakil Wali kota Malang yang di mana dalam sambutannya ia menyampaikan jika tim verifikasi lapangan Kementerian PPPA memberikan arti yang sangat penting seiring dengan perkembangan kota Malang.
Wakil Wali kota Malang tersebut mengatakan jika komitmen untuk Kota Layak Anak ini sudah direalisasikan melalui beberapa peraturan daerah yang sudah disahkan. “Regulasi tersebut kami implementasikan melalui alokasi anggaran prioritas, khususnya alokasi anggaran pada kelurahan yang dipergunakan untuk membentuk kelurahan layak anak guna mendukung terciptanya kota malang sebagai kota layak anak,” tuturnya.
Pemkot Malang juga sudah menjalankan Musrenbang Tematik Anak yang bertujuan untuk menampung aspirasi dan keinginan khususnya dalam meningkatkan peran anak dalam Forum Anak di kota Malang.
Di sisi lain, Tim Penggerak PKK Kota Malang juga hadir dalam acara tersebut. Mereka berharap hadirnya tim evaluasi verifikasi lapangan, bisa memberikan masukan bagi Pemerintah kota Malang agar bisa memberikan saran dan masukan sehingga apa yang sudah dilaksanakan di Kota Malang dapat lebih baik dan bisa ditingkatkan. Mereka berharap juga apa yang sudah, sedang, dan akan dilakukan di kota Malang terkait upaya mewujudkan Kota Layak Anak ini bisa mengantarkan kota Malang meraih kategori predikat Kota Layak Anak Utama.
Plh. Sekretaris Daerah kota Malang Drs. Mulyono, M.Si, juga menyampaikan, mewujudkan kota Malang Layak Anak bukan hanya jargon Pemkot Malang semata. Tetapi komitmen Pemkot Malang untuk menjadikan hal tersebut sebagai sebuah gerakan. “Alhamdulillah, pada tahun 2021, kita sudah berhasil meningkatkan kategori kita menjadi Nindya. Jajaran Pemkot Malang sudah berupaya sedemikian rupa, dan harapannya pada tahun ini kategori Kota Malang bisa naik menjadi Utama,” ucapnya.
Rohika Kurniadi Sari selaku Ketua Tim Verifikasi Lapangan Layak Kota Anak Kementerian PPPA, menyatakan jika proses verifikasi lapangan ini penting untuk memastikan jika ke-24 indikator Kota Layak Anak sudah dilakukan secara terstruktur. Tidak hanya itu saja, proses verifikasi juga dilakukan untuk memastikan apakah sistem tersebut sudah berjalan sesuai dengan struktur yang ada. “Proses yang dilakukan hari ini merupakan proses evaluasi, untuk melihat apakah penyelenggaraan Kota Layak Anak ini sudah berjalan secara sistematis dan sesuai dengan tahapan pembangunan yang ada,” jelas Rohika.
Tim verifikasi turun langsung ke lapangan untuk melihat bagaimana praktik-praktik implementasi dilakukan, dan juga capaian dari penyelenggaraan Kota Layak Anak di kota Malang. Lokasi yang termasuk dalam kunjungan lapangan antara lain Pusat Pembelajaran Keluarga, Pusat Pelayanan Anak Korban Kekerasan, serta Ruang Bermain Ramah Anak. [SC]