RADIO ELFARA – Rabu (31/8), Revitalisasi Pasar
Kasin Kota Malang yang dilakukan secara kolaboratif membuahkan hasil dengan
diraihnya predikat sebagai Pasar Rakyat yang memiliki SNI 8151-2021. Predikat
membanggakan ini diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan
kepada Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji dalam acara Penganugerahan Penghargaan
Kementerian Perdagangan di Samarinda.
Dalam sambutannya, Mendag, Zulkifli Hasan
mengingatkan pentingnya pusat dan daerah untuk bersama-sama mewaspadai dan
melakukan antisipasi terhadap dampak situasi geopolitik dan ekonomi global yang
penuh ketidakpastian. “Menghadapi situasi saat ini, harga bisa naik cepat.
Maka gubernur, bupati, wali kota punya instrument Dinas Perdagangan
masing-masing yang penting sekali untuk memantau setiap harga-harga bahan
pokok”, pesan Zulhas.
Nah Elfriend, hadirnya pasar rakyat yang
nyaman dan kondusif turut memegang peranan penting loh. Terlebih, Zulhas telah
mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir, ditambah risiko penularan cacar
monyet yang menjadikan tantangan semakin kompleks.
Di samping itu, Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji setelah menerima penghargaan SNI Pasar Rakyat menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari hasil kerja keras semua pihak. “Bersyukur hari ini kami mewakili warga Kota Malang menerima penghargaan ini. Tentu garis bawahnya ada kolaborasi antara jajaran PemKot Malang dengan pedagang dan pengunjung, perbankan, kampus juga andil di balik ini semua”, ungkap Sutiaji.
Elfriend tahu nggak? Pasar Kasin ini menjadi
satu-satunya wakil dari Jawa Timur yang meraih penghargaan SNI kali ini bersama
lima pasar lainnya se-Indonesia. Dan juga secara agregat, Pasar Kasin menjadi
pasar rakyat kedua di Kota Malang yang telah mencapai predikat SNI setelah Pasar
Oro-Oro Dowo.
Hal ini tentu saja tidak lepas dari
revitalisasi fisik dan nonfisik pada periode 2019-2020 yang meningkatkan kenyamanan
bagi 180 pedagangnya maupun pengunjung pasar seluas kurang lebih 3.407 m2
yang telah berdiri sejak tahun 1932.
Elfriend nggak perlu khawatir, karena ternyata
Pasar Kasin dengan 28 unit kios dan 269 unit los sekarang telah dilengkapi
beragam fasilitas sesuai SNI seperti ruang kesehatan dan laktasi, ruang ukur
tera, toilet, pos keamanan, CCTV, sarana IT, dan ruang ibadah. Selain itu juga
menyediakan area merokok, sanitasi, area penghijauan, TPS sementara hingga zona
loading.
Dari sisi nonfisik, penguatan transaksi non
tunai berbasis QRIS dan pembentukan UMKM Corner turut dihadirkan di Pasar
Kasin.
Sutiaji meminta keberhasilan Pasar Kasin direplikasikan ke pasar-pasar rakyat lainnya, agar percepatan pemulihan ekonomi berbasis kerakyatan dapat terwujud. "Saya mengajak semua pihak mempertahankan standar yang sudah diraih. Kita jaga dan hidupkan bersama pasar-pasar rakyat kita. Sembari tentu ditularkan ke pasar-pasar rakyat lain", pungkasnya. [KT]