Tujuh tahun sudah, Jazz Traffic Festival (JTF) mewarnai perhelatan musik di Tanah Air. Tahun ini adalah tahun kedelapan acara musik persembahan Suara Surabaya Media akan digelar.

IndiHome Jazz Traffic Festival 2018 akan menyajikan kolaborasi antargenre musik yang lebih kaya tanpa meninggalkan musik jazz itu sendiri sebagai nyawa JTF di setiap perhelatannya.

Errol Jonathans Chairman IndiHome Jazz Traffic Festival 2018 mengatakan, ada karakter yang khas dalam perhelatan JTF kali ini. “Tahun ini, kolaborasi beragam genre musik dengan jazz lebih banyak, lebih kaya,” ujarnya.

Dia mencontohkan, ada unsur rock yang cukup kuat dalam JTF kali ini. Salah satu contohnya, kehadiran Indra Lesmana Project (ILP) yang mengusung jazz-rock.

“Karena yang dia ajak itu, komposisi player-nya adalah musisi heavy metal. Cuma Indra yang jazz. Ini sebuah konsep, yang untuk pergelaran jazz di Indonesia, sesuatu yang baru,” ujar Errol Jonathans yang juga Direktur Utama Suara Surabaya Media.

Meskipun, berdasarkan sejarahnya, konsep jazz-rock sebenarnya sudah muncul sejak 70-an silam. Beberapa grup musisi yang menonjol di eranya antara lain John Mc Laughlin (Mahavishnu Orchestra) dan Weather Report.

Musisi lain yang mengusung unsur rock di JTF kali ini adalah Gilang Ramadhan Blue and Eet Sjaharanie Black. Eet Sjahranie, sebagaimana diketahui, adalah gitaris grup rock legendaris God Bless.

Lalu ada Padi Reborn. Band yang digawangi Fadli, Piyu dan kawan-kawan ini memang lebih banyak dikenal mengusung musik pop-rock.

“Saya melihat, dibandingkan tahun sebelumnya, unsur rock cukup menonjol di JTF tahun ini,” katanya.

Via Vallen juga menjadi hal baru di JTF. Via akan tampil dalam Via Vallen Jazz Traffic Project menggandeng beberapa musisi jazz. Menurut Errol, penampilan Via akan menjadi ciri Jazz Traffic Festival kali ini.

“Saya mendapat kabar, Via Vallen akan memainkan repertoar-repertoar jazz meskipun dia sebenarnya mengaku Dangdut. Ini akan menjadi daya tarik kekayaan pilihan musik di JTF kali ini,” kata Errol.

Namun, di luar kolaborasi antargenre dengan jazz, ada beberapa musisi penampil yang akan mewakili kekuatan jazz mainstream dan jazz avant garde di IndiHome Jazz Traffic Festival 2018 .

Mereka di antaranya Indra Lesmana Surya Sewarna feat Dewa Bujana, Idang Rasjidi, dan Dwiki Dharmawan. Lalu ada Sandy Winarta Space Traveler, Sri Hanuraga Trio feat Dira Sugandi, Syaharani and Queenfireworks, juga grup Kayon-Indra Pra Gilang.

Musisi-musisi itu melandasi helatan jazz terbesar di Indonesia Timur ini. Lebih jauh, Errol menyebut, JTF kali ini adalah “Pesta Musik” Tanah Air yang sudah go international.

Sebab, akan tampil di ajang yang turut didukung IndiHome itu, Tom Grant musisi Amerika Serikat. Di eranya, musisi yang mengusung kolaborasi jazz dengan pop itu cukup populer di kalangan pecinta musik jazz Tanah Air.

“Dia itu (Tom Grant) musisi di zaman saya masih siaran (sekitar 1983-1990-an silam),” kata Errol. Kehadiran Tom Grant, kata dia, tentu akan memperkental nuansa jazz di helatan JTF kali ini.

Errol menyebut IndiHome Jazz Traffic Festival 2018 akan menjadi Pesta Musik Tanah Air, karena beberapa musisi maupun grup musisi lain, yang tidak disebut di atas, turut meramaikan 5 panggung JTF 2018.

Mereka di antaranya grup HiVi!, Yura Yunita, Kunto Aji, Raisa dan Isyana Sarasvati dua diva pop-RnB yang cukup jazzy, juga Tulus dengan lirik-lirik lagunya yang khas, serta Gamaliel Audrey Cantika (GAC).

Turut tampil pula dalam helatan kali ini Mohammad Istiqamah Djamad mantan vokalis Payung Teduh yang memulai karir solonya dalam format Pusakata.

” JTF 2018 ini, bisa saya ibaratkan  `The Future is Now`, Masa depan musik jazz Tanah Air, juga masa depan JTF sebagai candradimuka musik jazz Tanah Air, bisa dilihat dari sekarang,” katanya.

Tentang Jazz Traffic

Jazz Traffic adalah sebuah program siaran di Radio Suara Surabaya yang mengudara sejak tahun 1983. Adalah Bubi Chen sang virtuoso musik jazz internasional dari Surabaya pernah ikut mengasuh siaran Jazz Traffic sejak tahun 1985 sampai wafat pada tahun 2012. Om Bubi, sapaan Bubi Chen, diberi slot siaran program Jazz Traffic “Bubi Chen Show” seminggu sekali.

Siaran Jazz Traffic kini tidak hanya memperdengarkan komposisi-komposisi jazz, tapi juga mengapresiasi musisi dan mengenalkan sub genre Jazz Tradisional hingga Free Jazz dan Acid Jazz. Selama 35 tahun mengudara, Jazz Traffic telah membentuk komunitas-komunitas jazz yang solid, tidak hanya di Kota Surabaya, tapi juga kota-kota lain di Indonesia. Sementara itu event Jazz Traffic Festival (JTF) digelar Suara Surabaya sejak tahun 2011, berturut-turut setiap tahun hingga 2018 ini. (JTF 2018)

Info Tambahan:

Daftar artis yang akan tampil di Jazz Traffic Festival (JTF) 2018

Hari pertama, Sabtu, 25 Agustus 2018:

o   Nayra Dharma

o   Bintang Indrianto

o   Dwiki Dharmawan feat Trisouls

o   Tom Grant

o   Idang Rasjidi

o   Kayoon

o   Sheryl Sheinafia

o   Metta Legita

o   Fussion Stuff

o   Ita Purnamasari

o   Rasvan Aoki

o   Pusakata

o   Gac

o   HiVi!

o   Barry Likumahuwa with Rima Funk

o   Via Vallen

o   Adhitia Sofyan

o   Gilang Ramadhan

o   MLD Jazz Wanted Winner

o   Isyana Sarasvati

Hari kedua, Minggu, 26 Agustus 2018:

o   Jazz Muda Indonesia

o   Stars And Rabbit with String Quartet

o   Indra Lesmana Surya Sewana

o   Sandy Winarta

o   Sri Hanuraga

o   Jazz Traffic All Stars

o   Sentimental Moods

o   Saxx In The City

o   Rahmania Astrini

o   Syaharani

o   Reza Artamevia

o   Kunto Aji

o   Local

o   Yura Yunita

o   Indihome

o   Tulus

o   Padi Reborn

o   Jaz

o   MLD Jazz Project Session 3

o   ILP

o   Raisa

 

Harga Tiket

Berikut daftar harga progresif tiket Indihome Jazz Traffic Festival 2018:
Kategori Umum

o   One Day
9-11 Agustus 2018 Rp235.000
12-14 Agustus 2018 Rp245.000
15-17 Agustus 2018 Rp255.000
18-20 Agustus 2018 Rp265.000
21-23 Agustus 2018 Rp275.000
24 Agustus 2018, Day 1, dan Day 2 Rp300.000

o   All days
3-14 Agustus 2018 Rp350.000
15-23 Agustus 2018 Rp400.000
24 Agustus 2018, Day 1, dan Day 2 Rp500.000

 

Kategori Pelajar atau Mahasiswa

o   One Day
9-11 Agustus 2018 Rp155.000
12-14 Agustus 2018 Rp160.000
15-17 Agustus 2018 Rp165.000
18-20 Agustus 2018 Rp170.000
21-23 Agustus 2018 Rp175.000

o   All days
Sampai 11 Agustus 2018 Rp250.000
12-23 Agustus 2018 Rp275.000

Ticket Box:

o   Radio Suara Surabaya Jalan Wonokitri Besar Nomor 40 C Surabaya;

o   M Radio Jalan Ngagel Madya Nomor 15-15 A Surabaya;

o    Ayam Bakar Primarasa Cab Ahmad Yani, Dr Soetomo, Manyar, dan Kupang Indah Surabaya;

o   Bioscoop Coffee and Delights Jalan Ir Soekarno Nomor 17 A Kawasan MERR;

o   Kedaikoe46, Jalan Tegalsari Nomor 46;

o   Justalkin jazz, Colors Media Building, Jalan Bendul Merisi Nomor 56;

o    Elfara FM Malang, Jalan Tidar Barat Nomor 1 Malang.

Pemesanan tiket secara online melalui laman jazztraffic.com/tiket. Selain itu pemesan juga dapat menggunakan layanan pesan antar untuk wilayah Surabaya dan di nomor 031-5683040. Pemesan dikenai biaya pengiriman sebesar Rp10.000 per alamat.

Syarat dan Ketentuan:

o   Pembelian tiket kategori pelajar/mahasiswa harus menunjukkan KTM/Kartu Pelajar

o   Satu KTM/Kartu Pelajar bisa digunakan untuk membeli lebih dari satu tiket

o   Untuk Mahasiswa/Pelajar jam masuk area IndiHome Jazz Traffic Festival 2018 sebelum pukul 15.30 WIB

o   Jika tiket hilang, yang bisa mengurus adalah pemilik kartu mahasiswa atau pelajar yang digunakan untuk membeli

Penyelenggara IndiHome Jazz Traffic Festival (JTF) 2018:

 

Suara Surabaya Media

Jl. Wonokitri Besar 40C Surabaya

www.jazztraffic.com

Twitter @jazztraffic

Telp 031-5683040

Fax 031-5683733

Media Relations:

Iping Supingah

HP: 08553040020

WA: 082131384219

Email: ipingslamet@gmail.com

              ipingslamet@yahoo.com