• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA – Elfriend yang sedang berada di Kota Malang pasti menyadari akhir-akhir ini Kota Malang sering diguyur hujan cukup deras, yang mengakibatkan genangan air di sejumlah tempat seperti di jalanan dan pemukiman penduduk. Salah satu sumber utama dari banyaknya genangan air tersebut karena adanya sumbatan di saluran air sehingga mengakibatkan air hujan meluap.

Mengatasi masalah tersebut, di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang kembali menggencarkan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) di wilayah Kelurahan Gadingkasri, Minggu (31/10).

Kegiatan kerja bakti massal bersama sejumlah elemen masyarakat tersebut dilakukan untuk mengangkat sampah dan sedimen di aliran sungai, Wilayah Gadingkasri dipilih karena mempunyai banyak titik genangan air saat hujan. Satu Unit alat berat berupa eskafator juga diturunkan untuk membantu pelaksanaan kerja bakti tersebut.

Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko yang turut mengikuti kerja bakti tersebut, mengungkapkan bahwa kerja bakti ini terealisasi juga karena tidak lepas dari kesadaran dan keinginan warga. “Dari hasil pembersihan sungai ini setidaknya 17 m3 sampah dan sediman sudah terangkat. Hasilnya, permukaan air pun turun hingga sekitar 50 cm. Kami berharap nantinya tidak ada lagi luberan air dari sungai ini saat hujan turun,” papar Edi.

Program GASS ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap hari Minggu dan akan menyasar aliran-aliran sungai yang lain. Dengan begitu, upaya untuk menekan pemicu terjadinya banjir bisa optimal. Untuk mendukung terhindarnya pemukiman dari banjir, warga setempat juga dihimbau agar tidak lagi membuang sampah, bongkahan bangunan atau apapun yang dapat menyumbat saluran air.

Pada momen tersebut juga diadakan penanaman pohon pule di pinggiran sungai, karena pohon sangat penting untuk menjaga kadar oksigen tetap sehat. “Selain itu, pohon juga dapat menekan terjadinya tanah longsor dan banjir serta menjaga ekosistem alam. Saat sudah musim hujan dan merupakan waktu yang tepat untuk menanam apapun,” jelas Edi.

Sementara itu, Ketua RW 03 Kelurahan Gadingkasri Ahmad Muam mengatakan, semua unsur masyarakat yang ada di Gadingkasri ikut berpartisipasi dalam gotong royong membersihkan aliran sungai ini. Kerja bakti ini juga dibantu dari Kelurahan Sumbersari karena aliran sungai tersebut melewati daerah tersebut.

 “Semua datang guyub rukun dalam kerja bakti ini. Oleh karena itu, kami berharap aliran sungai sepanjang Jalan Galunggung, Bendungan Sutami, ITN, sampai ke perempatan Dieng dijadikan program jangka panjangnya Pemkot Malang,” ujar Ahmad Muam. [SY]

 

Source: malangkota.go.id