• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA - Memperingati Hari Pangan Sedunia ke-41, Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko atau yang biasa disapa Bung Edi, menghadi acara puncak perayaan hari pangan tersebut sekaligus menyerahkan hadiah lomba urban farming tahun 2021 yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Jumat (29/10).

Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober, pada tahun ini dirayakan dengan mengangkat tema ‘Pertanian Meningkat, Pangan Aman di Tengah Pandemi Krisis Global’ oleh Kementerian Pertanian. Tujuannya, untuk memperkuat kerja sama dan meningkatkan koordinasi fungsional yang efektif dari seluruh komponen pemerintah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.

Bung Edi menyampaikan pihaknya akan terus berupaya secara maksimal menuju satu kesadaran bersama dengan cara memasyarakatkan budaya menanam kepada masyarakat. “Oleh karena itu, langkahnya adalah dengan mendukung dalam bentuk barang, bantuan sarana produksi pertanian kepada masyarakat yang sudah berjalan setiap tahun, pemberian insentif PBB, kemudian melaksanakan urban farming, petani milenial, yang ini semua sekaligus untuk membangun ketahanan pangan,” jelas Bung Edi.

Peringatan Hari Pangan Sedunia ini ditegaskan Bung Edi, sebagai momentum untuk lebih produktif. Mengingat saat ini di era teknologi, petani milenial memiliki peran yang penting. “Petani milenial menanam di lahan pertanian di perkotaan yang terbatas, tapi juga mempunyai pasar untuk menjual hasil produksinya dengan menggunakan kekuatan TIK. Ini kan keren,” papar Bung Edi.

Sementara itu, Plt. Kepala Dispangtan Kota Malang Sri Winarni, SH., MM mendukung penuh perkataan Bung Edi. Pemerintah Kota Malang melalui Dispangtan juga telah melaksanakan berbagai program pembangunan pertanian perkotaan yang luar biasa guna mendukung ketahanan pangan Kota Malang.

Sri Winarni juga menambahkan, Hari Pangan Sedunia ini bukan hanya tentang merayakan makanan yang kita nikmati, tetapi juga tentang meningkatkan kesadaran karena masih banyak orang yang tidak bisa menikmati keistimewaan ini.

“Ada orang yang masih menderita kelaparan. Kelaparan adalah masalah besar di sejumlah negara dan kita perlu berbuat lebih banyak untuk meningkatkan kesadaran dan memerangi masalah ini,” terang Sri. [SY]

 

Source: malangkota.go.id