RADIO ELFARA – Ketekunan mengembangkan perikanan perkotaan dengan fasilitas serta pendampingan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, telah membuat warga pembudidaya ikan dalam ember (budikdamber) merasa senang karena dapat menikmati puluhan kilogram panen ikan nila dan lele. Kolam terpal serta budikdamber ini dikenalkan oleh Pemkot Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) dari tahun 2020.
Data yang didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, memberikan indikasi positif peningkatan produksi ikan Kota Malang yang naik 7,7 % dari tahun 2020 ke 2021. Bahkan Plt. Kepala Dispangtan Kota Malang, Sri Winarni, SH memberikan pendapat bahwa pengembangan budidaya perikanan ini harus didorong. Karena mempunyai nilai strategis untuk membantun SDM yang sehat serta bermartabat. “Alhamdulillah, tentu ini (panen) jadi kabar baik. Karena kita memang ingin terus mendorong konsumsi ikan untuk kecukupan gizi warga dan bantu cegah stunting. Ada manfaat pemberdayaan ekonomi juga.” Ungkapnya.
Win juga menyebutkan bahwa pengembangan dari budikdamber dan kolam terpal ini didukung oleh Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji yang begitu peduli dengan investasi SDM dan kerja sama dengan berbagai pihak yaitu, DPRD Kota Malang, Kelompok Urban Farming PKK Kota Malang, dan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) yang diketuai Hj. Widayati Sutiaji, S.Sos., MM. Tidak hanya itu saja, Kepala Bidang Perikanan Dispangtan Kota Malang Ir. Kuncahyani juga menambahkan ada 90 warga yang sudah dilatih pada tahun 2020 dilanjut dengan 175 warga dan kelompok urban farming PKK pada tahun 2021. Tentu saja pelatihan ini membuahkan hasil karena banyak warga yang berhasil panen. [GR]