RADIO ELFARA – Sebagai usaha mengurangi genangan dan banjir di daerah RW IX Kelurahan Blimbing, Pemerintah (Pemkot) Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) membangun danau buatan (bozem). Usaha tersebut dijadikan salah satu solusi karena banyaknya genangan air saat terjadi hujan deras di daerah Jalan Borobudur dan sekitar persimpangan Blimbing kota.
Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT selaku Kepala DPUPRPKP kota Malang menyatakan jika telah dilakukan komunikasi antar pihaknya dengan kelurahan sekaligus masyarakat. Maka dari itu ia berharap proses konstruksi infrastruktur sebagai bagian pengurangan risiko bencana hidrometeorologi dapat segera dilakukan dan berjalan lancar.
“Kami sudah komunikasikan dengan masyarakat. Desain pengembangan bozem ini juga mengakomodir sejumlah aspirasi. Jadi nantinya tidak hanya untuk menampung air saja, tapi juga bisa untuk refreshing warga dan pemberdayaan ekonomi. Tumpang sari lah istilahnya,” ungkap Diah, Selasa (12/4).
Kepala DPUPRPKP kota Malang itu juga mengatakan jika kolam eksisting akan ditambah kedalamannya agar daya tampung bisa menjadi dua kali lipat. Bozem Blimbing direncanakan berdimensi lebar kurang lebih 30,5 meter dengan panjang 39 meter dan kedalaman kolam sekitar 3 meter. Adanya bozem di sejumlah lokasi juga merupakan upaya untuk meningkatkan cadangan air tanah.
Tidak hanya untuk menampung air, bozem Blimbing akan memiliki berbagai fasilitas seperti jogging track, taman yang dapat ditata oleh warga setempat, dan kolam yang akan dikembangkan menjadi area budidaya perikanan kota. [SC]