• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA – untuk meningkatkan kerjasama dan sinergi, pemkot Malang (Pemerintah Kota) bersama Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) melaksanakan Sosialisasi KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) berlokasi di Hotel Ijen Suite pada Rabu lalu (2/3). 

Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko, Wakil Wali Kota Malang menyampaikan bahwa KIM sebagai rekan Pemkot Malang mempunyai peran strategis dalam menyebarkan diseminasi informasi kepada masyarakat wilayahnya masing-masing. 

Perkembangan KIM di Kota Malang cukup besar. Di tahun 2014 jumlah KIM ada enam. Kemudian terjadi percepatan di tahun 2019 sampai 2021, sehingga saat ini sudah ada 31 KIM yang tersebar di wilayah kelurahan Kota Malang,” ucapnya. 

Menurutnya, harus ada unsur yang ikut serta dalam membangun pemerintahan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan tingkat kemandirian dari masyarakat. Salah satu cara pemerintah melibatkan masyarakat adalah melalui keterlibatan KIM. Peran strategis KIM sangat penting sehingga diharapkan dapat membawa manfaat positif di era digital saat ini.

KIM adalah mitra pemerintah yang dibentuk langsung dari masyarakat, oleh masyarakat, untuk masyarakat. Salah satunya untuk menyalurkan informasi tentang kebijakan. Contohnya peran besar bahwa pemerintah bersama KIM adalah melakukan kolaborasi sinergi dalam menghadapi pandemi Covid-19,” paparnya.  

Beliau mengatakan yang utama sekarang adalah pemulihan ekonomi. Salah satu caranya adalah dengan mensosialisasikan potensi daerah. Dengan meningkatkan potensi daerah, diharapkan perekonomian dan pergerakan di Kelurahan semakin meningkatkan daya saing. Sehingga  kelompok masyarakat lain akan sering berkunjung atau dikunjungi.

Dari bawah diangkat, agar daya saing bisa terangkat. Peran strategis KIM sangat penting sehingga membawa kebermanfaatan positif di era digital saat ini. Seperti membantu memberikan literasi kepada masyarakat atas banyaknya hoaks yang saat ini beredar di tengah masyarakat, serta mendukung smart city seperti yang telah dicanangkan oleh Kota Malang,” tambahnya.

Tentu saja upaya yang dilakukan Pemkot Malang agar menjadi rutinitas tidak bisa instan. Beliau berharap melalui sosialisasi ini bermanfaat untuk menjadi wadah untuk memberi paham bagi KIM Kota Malang untuk melaksanakan tugas dan fungsi mereka sebagai mediator, fasilitator, dan katalisator antar masyarakat dan masyarakat serta masyarakat dan pemerintah. 

Muhammad Nur Widianti S.Sos, Kepala Diskominfo Kota Malang menyampaikan ada tiga spirit yang ingin diwujudkan oleh Pemkot Malang menjeang HUT ke-108 Kota Malang. Pertama, spirit kolaborasi. Ini tidak bisa berdiri sendiri untuk mewujudkan visi dan misi Kota Malang dan masyarakatnya yang adil dan sejahtera. 

Kedua, spirit akselerasi di mana KIM menjadi elemen penting dalam spirit ini. Ketiga, spirit kebangkitan ekonomi. KIM mampu berada di garda terdepan untuk pemulihan ekonomi,” pungkasnya.

KIM kota Malang ini mempunyai banyak talenta, forum ini sangat diharapkan untuk menjadi forum yang berbagi tingkatkan dan informasi kepada masyaralat agar tinglat literasi masyarakat membaik dan bertujuan untuk menghadapi era informasi dan digital saat ini. Sosok yang akrab disapa Pak Wiwid itu juga memberi informasi terkait kebijakan Analog Switch Off (ASO) atau biasa dikenal migrassi TV Analog ke TV digital di Kota Malang. Hal tersebut direncanakan akan dilakukan pada November 2022 oleh pemerintah pusat.[SS]