• By: Radio Elfara

RADIO ELFARA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, menggandeng para akademisi dari Fakultas Teknik (FT) Universitas Brawijaya (UB) untuk menyusun masterplan drainase kota Malang dalam menyelesaikan permasalahan banjir di beberapa wilayah. Masterplan yang dibuat ini, sebagai fondasi penanganan isu strategis banjir. Hal tersebut telah diungkapkan oleh Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT. “Masterplan drainase ini (nanti) jadi acuan betul, kitabnya, kita bergeraknya bagaimana. kita ingin menyelesaikan tidak per titik, tapi seluruh sistem,” ungkapnya. 

Sejak Juli 2021, pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas di Malang berpengaruh pada kondisi drainase seperti dimensi saluran eksisting yang kurang memadai, drainase yang belum terintegrasi satu sistem, perubahan iklim, sampai kesadaran masyarakat sendiri dalam menjaga lingkungan sekitar. Diharapkan drainase ini dapat menginventarisasi seluruh saluran dan jaringan, mengevaluasi kapasitas dan karakteristik saluran eksisting, memetakan rencana daerah aliran drainase (DAD), dan merencanakan pengembangan saluran drainase sampai kedalaman peta spasial 1:2.000.

Sedangkan Dekan FT UB Prof. Ir. Hadi Suyono, ST., MT., Ph.D IPU ASEAN Eng juga menyambut baik kerjasama dengan Pemkot Malang sebagai bentuk keterbukaan melibatkan aset intelektual perguruan tinggi dalam pembangunan. Acara ini juga disertai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) perencanaan drainase antara Pemkot Malang dengan FT UB. [GR]