RADIOELFARA – Sebagai anak muda, Elfriend pasti merasakan bagaimana inovasi
teknologi sangat berdampak bagi kehidupan sehari-hari kita. Hanya dengan telpon
genggam semua kebutuhan kita dapat terpenuhi. Hal tersebut tidak lepas dari
peran perusahaan teknologi digital yang inovatif, khususnya startup. Startup adalah perusahaan atau bisnis rintisan baru, akhir-akhir
ini istilah startup sendiri lebih dekat kaitannya dengan perusahaan yang
produknya berbasis teknologi.
Menyadari
pentingnya peran teknologi yang inovatif, Kementerian Komunikasi dan
Informatika (Kemenkominfo) giat menyerukan program ‘Gerakan Nasional 1.000
Startup Digital’. Kota Malang dan Surabaya dipilih menjadi pilot project
di Jawa Timur, kedua kota tersebut dinilai memiliki potensi besar karena kaum
mudanya yang mempunyai kreativitas tinggi.
Setidaknya
hal itu yang disampaikan Amanda Egatya selaku Regional Officer Malang program
tersebut saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Malang di ruang kerjanya di Balai Kota
Malang. Amanda mengaku jika dukungan dari Pemkot Malang sangat dibutuhkan.
“Pak wali kota kan juga sangat peduli dengan kaum muda yang kreatif. Terlebih kaum muda Kota Malang mempunyai potensi tinggi sehingga tepat ketika kami datang ke beliau agar program ini berjalan optimal. Sejauh ini kami pun telah datang ke sejumlah perguruan tinggi untuk menyosialisasikan program ini,” ungkap Amanda, Senin (6/9).
Amanda
memperkirakan setidaknya ada sekitar 3.000 mahasiswa yang berminat mengikuti
program ini. Dengan dukungan dari Wali Kota Malang dan Diskominfo, Ia optimis
setidaknya ada 500 startup yang akan terjaring dari Kota Malang. Audiensi
tersebut disambut baik oleh Wali Kota Malang yang mengatakan jika pihaknya akan
mendukung sepenuhnya. “Kota Malang sempat menjadi percontohan nasional,
sehingga kalau bicara kreativitas kaum muda tidak diragukan lagi,” jelas Wali
Kota Malang, Drs. H. Sutiaji.
Di
samping itu, menurut Drs.H. Sutiaji, perkembangan teknologi dan informasi saat
ini sangat luar biasa. Sesuai jargon program ini, yaitu ‘Indonesia Maju, Mulai
dari Kamu’ akan semakin meneguhkan Kota Malang sebagai kota kreatif. “Di era
seperti saat ini, jika kita tidak kreatif, maka akan tergerus oleh perkembangan
dan kemajuan teknologi informasi,” papar Sutiaji.
Kepala
Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, juga mendukung pernyataan
tersebut. Baginya perkembangan digitalisasi yang sangat pesat dan tidak bisa
dipungkiri harus dapat dioptimalkan oleh anak yang memiliki banyak potensi. Elfriend yang memiliki kreativitas
tinggi juga harus turut serta terlibat program inovatif ini ya! [SY].
Source: malangkota.go.id