Ketiga kakak beradik Mada Emmanuelle, Reuben Nathaniel dan Mikha Angelo yang tergabung dalam
TheOvertunes kembali dengan karya terbaru mereka yang diberi judul “Memories In The Making”.
Memories In The Making merupakan Album Part-2 yang dirilis TheOvertunes bersamaan dengan single
pertama mereka “Tak Bisa Kupercaya”. Dalam single-nya kali ini, Mikha memainkan instrumen drum
selain vokal dan gitar. Walaupun Mada yang main drum di video klipnya. Reuben juga berganti
instrumen di video klip, memainkan keyboard dan bass.
Lagu ini ditulis sendiri oleh Mikha Angelo. Tema yang diangkatpun dibuat sangat sederhana, tentang
bagaimana betapa sulitnya mempercayai sisi buruk kita sendiri.
Album part – 2 ini berisikan 5 lagu yang dimana ada lagu yang ditulis sendiri oleh Mada Emmanuelle
yang berjudul Thief. Selain Mada, Reuben Nathaniel juga menulis lagu yang berjudul Ahava.
Thief Lagu yang sangat terinspirasi oleh musik 2000an awal, dan ada sedikit touch sound era-era musik
sebelum 90an. Warna musik di lagu ini berbeda dengan music lagu lainnya di Album Part – 2 ini.
Untuk lagu Ahava ini menjadi kali pertama Theovertunes rekaman dengan string section di studio, dan
lagu ini punya arti yang sangat dalam, tentang kesetiaan mendalami arti cinta sesungguhnya. Ahava
diambil dari bahasa Ibrani.
Album terbaru TheOvertunes “Memories In The Making” sudah bisa kamu dengarkan di seluruh Digital
Streaming Platform seluruh Indonesia.

Tentang TheOvertunes
TheOvertunes terbentuk pada tahun 2010 yang terdiri dari tiga bersaudara yaitu Mikha Angelo (17),
mahasiswa Audio Engineering dari Audio Institute of America, Reuben Nathaniel (18), penyandang
Diploma in Business Management dari UniSadhu Guna International College, dan Mada Emmanuelle
(20), mahasiswa Audio Engineering di School of Sound Recording Jakarta.
Muda, keren, menguasai alat musik, dan mempunyai jejaring kuat di media sosial menjadikan
TheOvertunes band yang saat ini hit di kalangan anak remaja. Masuk di industri musik dengan
mengeluarkan single Sayap Pelindungmu di tahun 2013, band yang terpilih sebagai Fender Artists
pertama di Indonesia ini langsung mendulang kesuksesan. Lagu Sayap Pelindungmu menduduki chart
no.1 di sejumlah radio nasional dan menjadi lagu no.1 di chart Dahsyat – RCTI. Kini setelah setahun
dirilis, Sayap Pelindungmu pun masih berada di Top 100 iTunes Chart! Band yang menjadi salah satu
nominee “Breakthrough Artist of the Year” dari Indonesian Choice Awards NET TV ini juga berkolaborasi
dengan Fatin Shidqia dalam lagu “Kamulah Kamuku”. Lagu ini berhasil menduduki chart no.1 di Dahsyat
– RCTI.
Dengan semakin menanjaknya kepopuleran band ini, mereka juga dipercaya untuk tampil dalam
berbagai ajang musik bergengsi, diantaranya adalah acara Jazz Gunung dan konser Erwin Gutawa ‘Satu
Indonesia’ Salute to Guruh Soekarno Putra beberapa waktu lalu.
Lebih Jauh Tentang TheOvertunes
Twitter: @TheOvertunes
Twitter: @Angelo_Mikha
Twitter: @MadaEmmanuelle
Twitter: @Reu_Nathaniel
Facebook: https://fb.com/TheOvertunes
Soundcloud: http://www.soundcloud.com/theovertunes-sound
YouTube: http://www.youtube.com/user/ToTheOvertunes
Tumblr: http://theovertunes-blog.tumblr.com
Reverbnation: http://www.reverbnation.com/theovertunes
Instagram: http://instagram.com/theovertunes

TAK BISA KUPERCAYA – LYRIC
Rasa sesal selalu datang
Terlambat
Seringkali aku terbawa
Suasana
Pertunjukan sifat seorang
Manusia
Andai waktu bisa terulang
Ku kan mencoba
Berfikir – sebelumnya
Berharap – sedikitnya
Tersadar – sebelumku
Melihatku
Serahkan semua padanya
Jemari menutup telinga
Wajah berwarna merah
Tak bisa kupercaya
Sadarkan kata-katamu
Beranjak tanpa melihat uuu
Wajah berwarna putih
Tak bisa kupercaya
Masalah selalu datang
Pertama
Andai waktu bisa terulang
Ku kan mencoba

Music Producer : Mikha Angelo
Composer : Mikha Angelo
All Instruments by TheOvertunes
Mixed by : Stephan Santoso
Recorded at ToVStudio and Slingshot Studio